Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Nadzar Penyembelihan Abdullah bin Abdul Muthalib (Ayah Rasulullah SAW) Hingga Penyembelihan 100 Ekor Unta

 


Kisah Nadzar Penyembelihan Ayah Rasulullah yaitu Abdullah Bin Abdul Muthalib membuat banyak orang-orang Quraish Geram. Pasalnya Abdullah adalah orang yang solih, baik akhlaqnya dan taat kepada orang tua. Disamping itu Sayyid Abdullah adalah Seorang Pria Tampan gagah, sehingga banyak wanita-wanita yang Mengejar cintanya serta melamarnya untuk dijadikan suami. Hal ini tidak lepas dari berkah nur Rasulullah yang bersemayam pada tubu sayyid abdullah.

KISAH NADZAR PENYEMBELIHAN AYAH RASULULLAH (ABDULLAH BIN ABDUL MUTHALIB) YANG MEMBUAT BANYAK ORANG MARAH.

1. KRONOLOGI NADZAR PENYEMBELIHAN  

Dahulu orang-orang quraish menggali sumur zam-zam yang telah terpendam sekian lama, Ketika itu kakek rasulullah Abdul Muthalib bernadzar. Apabila dia dikarunia 10 anak dan mampu melindunginya, maka dia akan menyembelih salah seorang diantara mereka untuk Allah SWT. Akhirnya allah mengabulkan nadzar itu sehingga abdul muthalib memiliki 10 anak . Setelah dewasa anaknyapun mampu menjaganya.

Sesuai nadzar, Maka Abdul muthalib menepati janji nadzarnya. Maka diundilah seluruh anaknya untuk menentukan siapa yang akan disembelih dari salah satu diantara mereka. Pengundian itu dilakukan memakai alat dadu. Untuk cara penentuanya maka ditulislah diatas  nama-nama putra-puta abdul muthalib yang akan diundi. hal ini dimaksudkan untuk menentukan dan mengetahui nama anak yang terpilih untuk disembelih.

Selanjutnya Penjaga dadu lalu mengambil kotak dadu kemudian mengocoknya. Setelah dikocok ternyata yang keluar adalah Atas nama Abdullah yang kelak akan menjadi Ayah Rasulullah SAW. Abdullahpun bersedia dan taat kepada sang ayah. Tak tunggu lama Abdul muthalib langsung mengambil parang dan membawa Abdullah ke patung isaf dan nailah untuk disembelih. 

Ketika Sayydi Abdullah hendak disembelih, Banyak orang-orang quraish yang melarang Abdul Muthalib menyembelih putranya Abdullah. Anak2 abdul muthalib dan Orang-orang quraish berusaha membela Abdullah, Bahkan mereka siap menebus abdulah dengan harta mereka . Setelah melakukan perundingan dan mencari solusi dengan mendatangi dukun/ peramal. maka diputuskanlah untuk mengundi nama abdullah dengan nama unta. Nantinya kesepuluh unta itu akan dikorbankan disembelih sebagai pengganti sayyid Abdullah. Jika dadu yang muncul atas nama Abdullah maka harus diundi lagi dengan menambahkan 10 ekor unta lagi. Begitu seterusnya sampai Allah SWT benar2 ridho.

Kemudian diundilah sebuah dadu yang bertuliskan nama Abdullah danunta. Abdul muthalib/ sang ayah waktu itu berdiri dan selalu berdoa kepada Allah SWT. Ketika dadu telah diundi yang keluar adalah nama Abdullah. Maka diundi kembali dengan menambahkan 10 ekor unta lagi hingga menjadi 20 unta. Kemudian di undi lagi, namun yang keluar masih nama Abdullah lagi. Maka diundilah dadu itu dengan menambahkan 10 unta lagi. Kemudian di undilagi, namun setelah diundi nama Abdullahlah yang selalu keluar.  Hal ini terus menerus sampai unta yang akan dikorbankan sebanyak 100 ekor. Setelah itu Alhamdulillah, yang keluar adalah Dadu atas nama unta.

Baca Juga:  Kisah Asal Usul Wafatnya Ustman Bin Affan 

Setelah itu kemudian seluruh unta unta itu disembelih  dan disedekahkan kesemua orang. Manusia dibiarkan bebas mengambil daging unta unta itu. Hal ini sebagai rasa syukur atas nikmat allah swt, sehingga Abdullah tidak jadi disembelih. Perlu diketahui sayyid Abdullah/ ayahnya rasulullah merupakan anak kesayangan Abdul Muthalib dan anak yang paling dicintai. Sosok Abdullah ini sangatlah istimewa dimata ayahnya dia termasuk anak yang sholih dan ta’at kepada orang tua.
Sayyid Abdullah adalah sosok pria yang paling tampan dan gagah di kota makkah pada waktu itu. Wajahnya bersih dan bersinar disebabkan adanya Nur Rasulullah SAW pada diri sayyid Abdullah. Ketampanan sayyid Abdullah ini juga membuat banyak sekali wanita tergoda dan kepincut jatuh cinta kepada sayyid Abdullah. Bahkan gilanya lagi mereka semua ingin dinikahi dan menjadi istri sayyid Abdullah. subhanallah.

2. KETAMPANAN WAJAH SAYYID ABDULLAH DI MATA PARA WANITA 

Ada sebuah kisah, dahulu ketika Abdull Muthalib pergi bersama anaknya Abdullah keluar, tiba-tiba mereka berjumpa dengan seorang wanita yang sedang berada disamping ka’bah. Ketika wanita itu melihat abdullah waw, beh siwanita langsung kepincut jatuh cinta kepada sayyid abdullah. Ketampanan sayyid abdullah begitu menggoda banyak para wanita perawan maupun nonperwana dizaman itu.
Si wanita itu bertanya kepada Abdullah” hai, kamu mau pergi kemana Abdullah..?? Abdullah kemudian menjawab” aku mau pergi bersama ayahku” si wanita berkata” oooh abdullah Kamu seperti unta yang disembelih karenamu. Gaulilah aku sekarang!!. Subhanallah begitu tergila-gilanya siwanita ini kepada ketampanan abdullah sampai rela menawarkan dirinya terang2an. Coba kalau kita yang ditawari pasti bilang” la AYO” iyakan hehehe. Tapi tidak dengan sayyid abdullah, beliau palah menolak dan berkata” Aku sekarang sedang besama ayahku. Aku tidak bisa menentangnya dan meninggalkanya”.

Abdull Muthalib pergi bersama Abdullah  ke rumah Wahb bin Abdu Manaf yaitu seorang bani zuhrah yang paling baik nasabnya dan paling terhormat. Kemudian dinikahkanlah Abdullah bin Abdul Muthalib dengan siti Aminah binti Wahb. Dari kedua pasangangan inilah yang kelak akan melahirkan seorang manusia yang paling mulia yaitu Rasulullah SAW. Kabar pernikahan mereka membuat para wanita diluar syok dan baper karena gagal meraih cinta abdullah. 

Setelah menikah, Akhirnya Siti Aminah pun mengandung Nabi Muhammad SAW. Ketika siti Aminah sudah mengandung, maka otomatis ketampanan Abdullah berkurang. Dikarenakan Nur Suci Rasulullah SAW telah berpindah kedalam kandungan.  Peristiwa ini yang membuat para wanita tidak tertarik lagi dengan abdullah karena sinar yang dulu terpancar pada dirinya telah hilang. Subhanallah…itulah keutamaan Nur Rasulullah SAW yang sangat luar biasa. Sholu ‘alannabi Muhammad allahumma sholi alaih. Selamat menyambut bulan maulidirrasul dan nantikan kisah2 kami selanjutnya. Wallahu a’lamu biswowab.

Sumber Minal Kitabi: Sirah nabawiyah libni Hisyam

Penulis Narasi: Muchtadil Anwar, A.Md.

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah Nadzar Penyembelihan Abdullah bin Abdul Muthalib (Ayah Rasulullah SAW) Hingga Penyembelihan 100 Ekor Unta"