Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Lucu Sahabat Nuaiman Ketika Nekat Menjual Temannya Sendiri Suwaibith bin Harlamah Menjadi Budak || Hidayah Ilahi Official

Gimana Rasanya kalua kalian dijaili atau di kerjain seseorang..?? pasti sedikit jengkel ya. Inilah dibalik sosok sahabat Rasul yang hobinya seneng mabuk dan jailin orang. Dia Adalah Nuaiman bin Amr Arrafaah. Sahabat Nabi yang satu ini kerap sekali melancarkan masalah-masalah kepada orang sekitarnya.Meskipun dibilang sahabat yang sedikit aneh dan nakal tetapi rasa cintanya dia kepada sang Rasul Sangatlah besar. Berikut sejengkal kisah ketika Nuaiman menjual temannya sendiri yang bernama Suwaibith bin harmalah. 

Pada Suatu masa, Sahabat Abu Bakar ingin mengajak Nu’aiman untuk berdagang ke nergeri syam. Sahabat Aabu Bakar meminta izin kepada rasulullah agar Nuaiman diperbolehkan menemaninya di perjalanan. Akhirnya Rasulullah mengizinkanya. Sahabat Aabu bakar pergi ke syam dengan detemani 2 Shabat lain yaitu Nuaiman dan Suwaibith bin Harmalah.

Sesampainya di negeri syam. Maka Sayyidina abu bakar memberikan tugas pekerjaan kepada setiap mereka. Namun Hanya nuaiman yang tidak dapat pekerjaan. “ Wahai Abu bakar, pekerjaanku apa…?””Ndak ada nuaiman, kamu mau ngapain aja terserah kamu aja deh, yang penting dirimu ikut aku terus” kata abu bakar. Sedangkan untuk suwaibith Berbeda, dia diberikan sebuah pekerjaan untuk menjaga makanan-makanan yang ada.

Suwaibith memang dikenal sebagai orang yang Taat dan Amanah. Maka Sayyidina Abu bakar mempercayakan makanan-makanan itu semua kepada Suwaibith. Berbeda dengan Nu’aiman yang terkadang nggak karu-karuan.  Setelah pembagian tugas pekerjaan, Sahabat Abu bakar pergi untuk menyelesaikan sebuah urusan bisnisnya.  Suwaibith senantiasa menjaga makanan makanan yang di jaganya dengan baik.

Hingga pada saat sudah siang, maka Nuaiman merasa perutnya lapar. Ingin rasanya dia menyantap makanan. Dia sedikit kebingungan, ingin makan tapi tidak memiliki uang waktu itu. Akhirnya dia ingat kalau suwaibith memiliki banyak makanan. Bersegeralah dia menuju Suwaibith untuk meminta sedikit roti kepadanya. “Wahai Suwaibith saya sudah lapar, tolonglah berikan sedikit roti untuk ku” pinta Nuaiman.” Wahai Nuaiman, Tunggu Sahabat abu bakar dulu. Nanti Aku berikan. Soalnya saya diberi amanah beliau untuk menjaga makanan ini” jawab suwaibith.

BACA JUGA : Nu'aiman Di Kejar Rasulullah Sampai Masuk Sumur

Suwaibith berkata lagi “ Saya ini tidak boleh memberikan makanan ini kepada siapapun kecuali atas seidzin sayyidina Abu Bakar. Tunggulah nanti”. Nuaiman rasanya sedikit emosi saat tidak diberi makan suwaibith. Wajahnya terlihat sedikit memerah kepada suwaibith. Lanjut cerita Nuaiman Mulai mencari ide untuk bisa makanan dan memberi pelajaran kepada si Suwaibith. 

Suwaibith yang dipaksa Nuaiman Tetap Kukuh menjaga Amanatnya. Nuaiman  yang kesal lalu mimilih pergi ke sebuah pasar. Nuaiman telusuri dimana tempat-tempat penjualan budak-budak disitu. Dia lihat harga budak budak disitu lumayan mahal-mahal. Nuaiman lalu mencoba mempromosikan dan berkata kepada orang-orang disana “hai, Saya memiliki seorang budak. Saya mau jual dia dengan harga murah cuman dua puluh dirham saja”.

Orang-orang banyak yang mikir-mikir dan berkata “Ah Masak sih, Apa iya ada budak harganya murah banget segitu” tanya penjual. “Ia murah saja lho. Sebenarnya di punya sedikit kekurangan. Jadi kalau dia nanti ditangkap, dia pasti akan bilang kalau dia orang merdeka dan bukan budak. Itu saja, maka jangan hiraukan kalau nanti dia ngomong seperti itu” balas nuaiman.  Lalu ada seorang pembeli yang setuju dan bersedia membeli budak milik nuaiman dengan harga 20 dirham.

Setelah transaksi, Nuaiman menunjukkan dimana lokasi budaknya untuk ditangkap. Nuaiman menunjukkan bahwa suwaibith/ orang yang lagi menjaga makanan itu adalah budaknya. Bersegeralah pembeli itu menghampiri suwaibith untuk membawa. Ketika Suwaibith hendak dibawa dia berteriak” hai, aku ini bukan budak, aku ini orang merdeka, bukan hamba sahaya”. “ diamlah, aku sudah tahu sifat dan kekurangamu”. Suwaibith terus saja mengelak, namun pembeli tidak menggubrisnya dan tetap menangkap serta membawanya.

Nuaiman akhirnya mendapat uang banyak untuk ia gunakana membeli makanan dan belanja sepuasnya. Ketika sayyidina Abu Bakar pulang, beliau kaget karena tidak mendapati Suwaibith lagi. Beliau lalu bertanya kepada Nua’iman. “Dimana Suwaibith sekarang”. “Sudah aku jual Abu Bakar” Jawab Nuaiman. “Kenapa bisa begitu nuaiman” tanya sayyidina abu bakar. Maka di ceritakan kisah itu sejujurnya kepada abu bakar.

Abu bakar merasa kesal dengan kelakuan si nuaiman ini. Masak temannya sendiri dijual menjadi budak. Perilaku itu jelas tidak pantas dilakukan oleh seorang sahabat nabi. Sayyidina Abu Bakar kemudian berangkat kepasar untuk membeli suwaibith kembali yang tadi dijual menjadi budak oleh nuaiman. Hal konyol inilah yang juga membuat suwaibith amal kesal dengan kejailan si nuaiman itu.  

Akhirnya setelah mereka semua pulang kembali menuju kota Makkah, maka diceritakan kisah lucu dan konyol itu kepada Nabi Muhammad SAW. Mendengar kisah koplak nuaiman itu, maka rasulullah tertawa tawa sejadi jadinya sehingga gigi geraham beliau Nampak di depan para sahabat disitu. Sejak saat itu ketika ada tamu yang datang kepada Rasulullah, Rasulullah selalu menceritakan kisah konyolnya Nuaiman menjual suwaibith itu kepada para tamu-tamunya. Wallahu a’lamu bishowab.

Penulis: Muchtadil Anwar, A.Md.
Sumber Kitab:Durratun Nashihin Fil Wa’dzhi wal irsyadi.
Litta’lifi Syekh Utsman ibn Hasan ibn ahmad AsySyakir Al Khaubawy.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah Lucu Sahabat Nuaiman Ketika Nekat Menjual Temannya Sendiri Suwaibith bin Harlamah Menjadi Budak || Hidayah Ilahi Official"