Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

KISAH SEDIH - Masa Kecil Nabi Muhammad SAW Yang Penuh Cobaan Ujian dan Hendak Dibunuh, Berikut Kesaksian Para Pendeta dan Dukun || Hidayah Ilahi Official

Banyak sekali ujian dan cobaan yang menimpa masa kecil Nabi Muhammad SAW. Banyak pula tragedy yang hampir menyebabkab Nabi Muhammad kecil terbunuh. Namun banyak sekali keajaiban yang disaksikan para dukun dan para pendeta . Masa kecil Nabi Muhammad terlahir menjadi seorang Anak dengan Status Yatim Piatu. Semenjak Rasulullah ditinggal wafat sanga ayah dan ibu, Beliau diasuh selanjutnya oleh kakek beliau Abdul Muthalib. 

Kasih sayang sang kakek sangat besar kepada Nabi Muhammad. Pasalnya Si kakek dapat memprediksi serta berkeyakinan bahwa kelak cucunya itu akan pasti menjadi orang besar dan mulia. Namun Sang kakek Rasulullah hanya mengasuh selama dua tahunan. Sang kakek Abdul Muthalib Akhirnya meninggal dunia pada usia tuanya dengan umur delapan puluh tahun. Dimasa itu menyamai umur Rasulullah yaitu sekitar delapan tahunan. Sepeninggalan waafat sang kakek, Rasulullah menyimpan rasa sedih yang dalam. Pasalnya sang nabi ditinggalkan oleh orang-orang yang menyayangi dan mencintainya. 

Tidak hanya itu saja, Nabi Muhammad kecil tak kuat menahan tetesan air mata kesedihan dalam mengiringi pemakaman jenazah sang kakek. Sungguh berat ujian dan cobaan yang menimpa masa kecil beliau ini. Selanjutnya jasad sang kakek disemayamkan di pemakaman Hujun yang terletak disemenanjung Arab Makkah.
Nabi Muhammad Kecil selanjutnya diasuh oleh Pamanya yaitu Abu Thalib. Abu Thalib juga sangat menyayangi Ponakanya itu. Kemanapun pergi, Abu thalib selalu menjaga dan membawa Nabi Muhammad SAW. Dimasa kecil Bersama Abu Thalib, Nabi Muhammad juga mengalami keajaiban dan tragedi-tragedi yang menakjubkan. Banyak Tanda-tanda Kenaiban beliau yang terlihat oleh para dukun dan pendeta.

Suatu waktu ada seorang dukun/ paranormal dari lihb. Ketika ia datang ke Makkah, banyak sekali orang-orang Quraish yang datang kepadanya untuk meminta meramalkan anak-anak mereka. Abu thalibpun juga mendatanginya dengan membawa Rasulullah SAW. Ketika Dukun itu melihat Rasulullah, ia langsung terfokus serius dan tertarik dengan Rasulullah. Si dukun lalu berkata “ Wahai anak muda, ayo kemarilah kesini”. 

Baca Juga: KISAH PERUT NABI MUHAMMAD DI BELAH MAKHLUK GAIB 

Abu thalib menaruh curiga dengan sidukun itu. Abu Thalib melihat bahwa sidukun ingin sekali mengambil dan memiliki Rasulullah SAW. Abu Thalib Menyembunyikan Rasulullah dari Pandangan si dukun. Sontak sidukun itu langsung marah dan Ngamuk “Celakalah kalian, bawa kesini anak itu yang aku lihat tadi! Demi Allah anak itu akan menjadi orang besar dikemudian hari”. Tanpa berpikir Panjang Abu Thalib lalu berpaling Membawa Rasulullah Pergi dari tempat dukun itu.

Suatu ketika Abu Thalib berserta rombongan Qurasih pergi berdagang ke syam dengan membawa Rasulullah SAW. Setelah sampai disyam, ternyata didaerah busra itu ada seorang Pendeta Buhaira yang sedang berada di gereja. Banyak orang-orang Nasrani yang menimba ilmu kepada sang pendeta. Ketika Sang Pendeta Buhaira melihat Kedatangan Rasulullah ditengah-tengah orang Qurasih, dia tertakjub karena ada awan yang selali menaungi Rasulullah sedangkan orang lainya tidak.

Keajaiban itu sungguh menakjubkan Sang Pendeta. Dia kemudian menyuruh pembantunya untuk membuat jamuan makanan kepada rombongan Qurasih itu. Para Rombongan Abu Thalib itupun kemudian diajak masuk untuk menerima jamuan makanan. Setelah makanan, Si Pendeta Buhairo lalu mendekati Rasululah dan melihat ada tanda kenabian diantara kedua Pundak Rasulullah. Tanda kenabian itu seperti bekas bekam.

Abu Thalib juga menceritakan kepada Pendeta Buhaira tentang asal usul Rasulullah SAW. Pendeta Buhaira lalu menyuruh Abu Thalib untuk membawa Pulang Nabi Muhammad Kecil dan selalu melindunginya. Karena jika ada orang yahudi yang melihat tanda-tanda pada diri Rasulullah, maka mereka pasti akan membunuh Rasulullah.  Atas Nasehat sang pendeta itu, maka Abu Thalib membawa pulang Rasulullah ke Makkah setelah menyelesaikan bisnis dagangnya di syam. 

Dahulu ada 3 ahli kitab yang bernama Zuhair, Tammam dan daris.  Mereka berhasil melihat sesuatu seperti apa yang pernah dilihat pendeta Buhaira.  Mereka bertiga akhirnya sepakat untuk membunuh Rasulullah SAW. Mereka berusaha mencari-cari keberadaan Rasulullah SAW. Namun Tindakkan itu di cegah oleh Pendeta Buhaira. Buhaira menasihati mereka tentang sifat rasulullah yang ada didalam kitab mereka. Buhaira juga berkata, bahwa meskipun mereka hendak membunuh Rasulullah tetapi mereka tetap tidak bisa mendekati Rasulullah SAW. Ketiga orang itu akhirnya pergi berpaling dari Pendeta Buhaira.

Nabi Muhammad Semakin beranjak besar dan dewasa.  Allah selalu melindungi beliau dari keburukan Jahiliyah, sehingga rasulullah menjadi orang terhormat dikalangan kaumnya, paling baik akhlaknya, paling mulia nasabnya, paling baik pergaulanya, paling baik tutur katanya, paling besar amanahnya, paling jauh dari keburukan dan kemaksiatan. Sifat rasulullah yang luar biasa ini, akhirnya membuat kaumnya memberi gelar beliau sebagai Al-Amin, karena Allah mengumpulkan hal-hal baik pada beliau.

Ketika Rasulullah Berusia 15 tahun, terjadilah peperangan yang meledak antara Orang Qurasiy didukung Kinanah melawan Qais Ailan. Peperangan ini muncul akibat konflik gara-gara urwah Ar-rahhal melindungi unta angkut milik An-Nu’man bin Al Mundzir. Dalam perang itu akhirnya Urwah Ar-Rahhal berhasil dibunuh  Al-barradh. Perang berdarah ini kemudian dinamakan sebagi perang Al-Fijjar, yang terjadi para bulan haram.

Peperangan itu lalu masih terus berlanjut antara kaum Qurasiy melawan Hawazin. Ketika Rasulullah berusia 20 Tahun maka meletuslah perang Al-fijjar. Sebab dinamakan Perang Al-Fijjar adalah sebab kedua kampung antara kinanah dan Ailan telah menghalalkan hal-hal yang diharamkan pada mereka. 

Itulah sederet kisah ringkasan Sedih dan menakjubkan dalam perjalanan Rasulullah SAW Dimasa kecil. Cobaan dan ujian yang menimpa Nabi Muhammad adalah sebuah tanda kecintaan Allah SWT kepada para nabinya. Namun kenyataanya Nabi Muhammad tegar ditinggal wafat sang ibu, ayah dan kakeknya. Allah SWT juga memberikan Rasulullah Banyak sekali ni’mat mukjizat dan keajaiban dimasa kecilnya. Sehingga beliau benar-benar dimasa besarnya  diangkat Allah SWt menjadi pemimpin umat islam dan membawa risalah dan akhlaq yang sangat baik. Semoga ulasan Sirah ini bermanfaat amin. Wassalamu’alaikum wr.wb

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "KISAH SEDIH - Masa Kecil Nabi Muhammad SAW Yang Penuh Cobaan Ujian dan Hendak Dibunuh, Berikut Kesaksian Para Pendeta dan Dukun || Hidayah Ilahi Official"