Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

KISAH TRAGIS ANAK DURHAKA KEPADA SANG IBU - KISAH NYATA ISLAM || Hidayah Ilahi Official

Pada Masa Khalifah Umar bin Khatab, Ada seorang nenek tua yang memiliki kehidupan miskin. Wajah yang kriput, dan tenaga yang tidak begitu kuat, membuatnya harus mampu menjalani kehidupan yang sulit ini. Dia mencoba melobi keluarganya salah satunya adalah putranya yang kini telah sukses dan menjadi saudagar kaya. Sinenek tua ini lalu mulai berangkat kerumah anaknya untuk bertamu dan meminta permohonan bantuan. 

Si nenek ini sangat senang sekali mempunyai  salah seorang Anak Laki-laki yang tumbuh besar menjadi seorang pengusaha sukses. Bisnis usaha putranya itu cukup terbilang sangat mulus sekali. sehingga Hal ini menjadikanya seorang saudagar yang kaya raya.  Pada suatu waktu sampailah nenek tua ini di rumah mewah milik sang anak untuk bertamu. Sebagai seorang ibu, sepantasnyalah sangat kangen dan rindu sekali ingin bertemu anak-anaknya.

Si nenek kemudian berhasil bertemu dengan anak dan menantunya yang sekarang sudah sukses. Ibu dari saudagar kaya itupun lalu meminta sebuah permohonan kepada sang anak.  Beliau meminta tolong agar anaknya mau membayai kebutuhan hidupnya sehari hari. Namun istri anaknya tidak sudi kalau sinenek tua itu meminta-minta kepada mereka. Istri saudagar itu lalu berkata kepada suaminya”  Sungguh ibumu ini mau menjadikan kita melarat kalau tiap-tiap hari minta-minta seperti ini terus”.

Mendengar ocehan mulut menantu betina itu, Akhirnya membuat sinenek menangis sedih dan berlinang air matanya. Dia merasa sakit hati kepada anak dan menantunya itu atas perlakuanya.  Padahal mereka sama sekali belum pernah memberikan sesuatu apapun untuk sang ibu. Karena saking sedihnya, sang ibu kemudian berlalu dan pergi meninggalkan anaknya yang durhaka dan keterlaluan. Sang ibu yang sudah tua renta harus bisa pasrah kepada Allah SWT, karena hasil ikhtiyarnya belum bisa membawa perubahan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Suatu Hari, anak yang kaya itu melakukan perjalanan pelayarannya untuk berbisnis. Dia lalu berjalanan dengan membawa beberapa dagangannya . tidak disangka, tiba-tiba muncullah beberapa begal/perampok secara seketika. Perampok-perampok itu mencoba menghadangnya. Komplotan perampok itu lalu melancarkan aksi kejahatanya. Mereka merampas seluruh harta dan barang dagangan yang di bawa saudagar kaya itu. Akibatnya lemanyaplah seluruh harta dan barang-barang bisnis yang dibawa si anak durhaka itu.

BACA JUGA: Kisah Anak Abu Qilabah Yang Sangat Berbakti Hingga Dimakan Singa

Tidak hanya harta saja yang raib, namun kemudian kawanan perampok itu menangkap si anak durhaka itu. Kemudian  para perampok itu menganiaya saudagar kaya itu. Mereka lalu memotong tangan-tangannya hingga berdarah-darah.  Kemudian tangan-tangan yang sudah terpotong itu dikalungkan pada lehernya. Mereka lalu meninggalkan si saudagar kaya itu ditengah jalan hingga berlumuran darah.  Lalu pergilah para kawanan rampok itu dengan membawa seluruh harta milik si anak durhaka itu.

Tidak berselang lama, kemudian saudagar kaya itu ditemukan oleh beberapa orang yang mengenalinya. Mereka lalu membawa saudagar itu kembali pulang ke rumahnya. Ketika banyak kerebat-kerabatnya datang menjenguknya, Saudagar itu lalu berkata”Inilah balasan akibat perbuatanku. Andai saja dulu aku memberikan kepada ibuku uang 1 dirham saja, tentulah tanganku ini tidak terppotong dan hartaku tidak dirampok”. Saudagar kaya yang malang itu hanya bisa menyesal dan pasrah atas musibah itu.

Suatu ketika ibunya yang sudah tua tadi menjenguk anaknya kerumahnya yang tengah berbaring mendapata musibah perampokan. Ketika bertemu dan menyaksikan sang anak, Beliau Berkata” Anakku, Sesungguhnya ibu menyesali dirimi atas perbuatan musuh yang telah dia perbuat padamu”. Sang anak lalu berkata “ Wahai Ibu” ungkap insyaf laki-laki itu” Wahai Ibu, ini semua adalah sebab dosaku yang telah aku lakukan kepadamu. Maka aku minta keridhaan kepadamu,” Sang ibu tua itu kemudian berkata” Nak, Iya ibumu ini sungguh telah meridhaimu.”

Atas kekuasaan Allah,  dimalam harinya terjadi hal ghaib yang sangat luar biasa. Peristiwa ini sungguh menakjubkan. Dimalam itu, Tiba-tiba seluruh badan anak laki-laki itu kembali sehat seperti sediaka kala, Subhanallah…. Tidak hanya itu saja, hebatnya lagi seluruh tangan-tangnya yang sudah terpotong tiba-tiba terpasang dan kembali utuh seperti sedia kala. Sadarlah dia karena hal ini datang karena ridho dari ibunya dan atas kekuasaan Allah SWT. 

Bersumber dari Abu Dzar al Ghiffari bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “ Barangsiapa berjalanan untuk berkunjung kepada ibu dan bapaknya, maka dari tiap-tiap langkahnya akan ditulis oleh Allah SWT baginya 100 kebaikan, dan dihapus darinya serratus keburukan, dan diangkat baginya serratus derajat. Lalu apabila dia duduk dihadapan mereka berdua, dan berbicara dengan mereka dengan pembicaraan yang baik, maka pada hari kiamat Allah SWT akan memberinya suatu cahaya yang memancar di hadapanya. Lalu apabila keluar dari sisi mereka, dia keluar dalam keadaan telah mendapat ampunan.” Subhanallah . 

Itulah sedikit kisah seorang ibu yang memiliki anak sombong dan durhaka hingga akhirnya beliau meridhai sang anak. Begitulah besarnya jasa dari seorang ibu yang mulia. Semoga kita menjadi orang-orang yang selalu berbuat baik dan berbakti kepada Orang tua khususnya sang ibu. Mari kita selalu belajar Birrul Walidain. Wallahu a’lamu Bishowab.

Wassalamu’alaikum.Wr.Wb.

Penulis: Muchtadil Anwar, A.Md.
Sumber Kitab:Durratun Nashihin. Fil Wa’dzhi wal irsyadi.
Litta’lifi Syekh Utsman ibn. Hasan ibn ahmad AsySyakir. Al Khaubawy.
 


Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "KISAH TRAGIS ANAK DURHAKA KEPADA SANG IBU - KISAH NYATA ISLAM || Hidayah Ilahi Official"