Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Lucu Hasan bin Tsabit Sahabat Rasulullah Tidak Bisa Berkelahi

Kisah sahabat Rasulullah

Sejarah Islam memang menjadi salah satu hal yang menarik dan juga banyak hikmahnya. Banyak sekali kisah-kisah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat yang perlu kita ketahui. Berikut ini kisah lucu sahabat Rasulullah tidak bisa berkelahi. Saat Rasulullah SAW bersama para sahabat dan kaum Muslimin berangkat menuju Uhud, beliau meninggalkan istri-istri dan bibinya yang bernama Shafiyah binti Abdul Muthalib Ra. Mereka semua ditempatkan di sebuah bangunan yang disebut faari di samping Masjid Nabawi.

Rasulullah SAW meninggalkan mereka semua di dalam bangunan itu dengan dijaga oleh Hasan bin Tsabit Ra, yang merupakan salah satu penyair Rasulullah SAW. Saat itu, ada salah satu orang Yahudi yang memanjat naik bangunan tersebut. Ketika Shafiyah melihat orang Yahudi itu, kemudian dia berkata kepada Hasan, "Lihatlah orang yang memanjat bangunan itu. Cepat dekati dan bunuh dia." Namun Hasan sadar bahwa dirinya tidak bisa berkelahi. "Tidak. Aku sama sekali tidak bisa berkelahi," kata Hasan. 

Lalu Shafiyah tetap mendesaknya, namun Hasan menjawabnya, " Jujur saja aku benar tidak bisa. Jika aku pandai berkelahi, tentu saja aku ikut perang bersama Rasulullah." Akhirnya, Shafiyah berkata, "Kalau begitu, cepatlah ikatkan pedang ini di tanganku dan aku berjanji tak akan mendesakmu lagi." Hasan lalu mengikatkan pedang itu di tangan Shafiyah. Setelahnya, bibi Rasulullah SAW langsung mendekati orang Yahudi itu dan tanpa banyak kesulitan ia berhasil membunuh orang Yahudi tersebut. Baca Juga : Kisah lucu sahabat Rasulullah yang hubungan intim saat puasa Ramadhan

Lalu orang-orang Yahudi yang lain melihat teman mereka yang mengintai itu telah dibunuh, mereka semua ketakutan dan berkata satu sama lain. "Kita salah. Muhammad tidak meninggalkan keluarganya sendirian tanpa pengawal," kata mereka.  Rasulullah SAW akhirnya kembali, dari arena pertempuran. Peristiwa antara Hasan dan orang Yahudi itu, kemudian Shafiyah menceritakannya kepada Rasulullah. 

Setelah mendengar cerita itu Rasulullah SAW  tertawa hingga gigi depan beliau terlihat. Padahal Shafiyah selama ini belum pernah melihat keponakannya itu tertawa lebih keras pada saat itu.  Dengan demikian, Shafiyah binti Abdul Muthalib merupakan wanita pertama yang membunuh orang kafir. Walaupun Hasan bin Tsabit tidak bisa berkelahi ketika perang Uhud, tetapi Hasan adalah seorang sahabat yang selalu membela Rasulullah dengan puisi dan syairnya. 

Di mana, puisi dan syairnya itu bisa menciutkan nyali musuh-musuh Islam. Rasulullah SAW pernah bersabda tentang Hasan, "Wahai Hasan, sungguh Jibril akan senantiasa mendukung selama engkau meruntuhkan semangat kaum musyrikin itu dengan ku dalam membela Allah dan Rasul-Nya." Sabda itulah yang membuat semangat  Hasan bin Tsabit. Kecuali saat perang Uhud, Hasan hampir tak pernah absen dalam setiap medan peperangan. Ia selalu berada di sisi Rasulullah. 

Baca Juga : Lucu Nuaiman prank orang buta kencing di masjid

Setiap peperangan, ia selalu tampil di hadapan pasukan orang-orang kafir untuk mengumandangkan puisi-puisi yang bisa menciutkan nyali musuh. Diketahui Hasan bin Tsabit memiliki istri bernama Sirin. Wanita itu cukup istimewa karena merupakan saudara dari Maria al-Qibthiyah, istri Rasulullah SAW yang keturunan Mesir. Usia Hasan bin Tsabit mencapai 120 tahun. Ia wafat pada tahun 54 Hijriah atau 674 Masehi di Madinah. Ia hidup selama enam puluh tahun pada masa Jahiliyah dan enam puluh tahun pada masa Islamiyah. 

Sebelum meninggal Hasan telah diuji oleh Allah SWT dengan kebutaan. Namun ia menjalaninya dengan sabar. Sebelum Hasan memeluk Islam, ia merupakan penyair yang lantang menjelek-jelekkan Islam. Setelah Hasan menerima Hidayah, Hasan mengarahkan karyanya untuk membela agama Islam. Ia mulai masuk Islam di usia yang sudah lanjut yakni enam puluh tahun. Wallahu a'lam bishawab.

Demikian lah kisah sahabat Rasulullah yang tidak bisa berkelahi. Walaupun ia tidak bisa berkelahi, namun perjuangan dirinya sanyatlah luar biasa untuk membela islam. Di samping itu juga ia adalah sahabat yang suka bikin Rasulullah SAW tertawa terpingkal. Dari situlah ia termasuk orang yang mendapat ridha Allah SWT. Maka dari itu, cintailah kekasih-kekasih Allah, agar kita dicintai Allah SWT. Semoga bermanfaat,

wassalamu'alaikum wr,wb.

Posting Komentar untuk "Kisah Lucu Hasan bin Tsabit Sahabat Rasulullah Tidak Bisa Berkelahi"