Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Tata Cara Sholat Istikhoroh Yang Penting Harus Kita Ketahui

 sholat istikhoroh

Sholat istikhoroh adalah sholat sunnah dua rakaat dalam rangka memohon pilihan terbaik dari Allah SWT terkait perkara-perkara yang hendak dipilih, yang tidak di ketahui pilihan mana yang terbaik bagi dunia dan akhirat seorang hamba. Sholat istikhoroh bisa dilakukan saat hendak memilih perkara-perkara yang mubah atau yang dibolehkan untuk dikerjakan, seperti memilih tempat tinggal, memilih sekolah, atau memilih jenis pekerjaan yang baik dunia dan akhirat. 

Selain itu, sholat istikhoroh juga dianjurkan saat kita dihadapkan pada beberapa perkara yang mustahab atau dianjurkan, namun kita harus memilih salah satunya. Misaalkan :  Memilih antara menikah sambil menuntut ilmu, ataukah fokus menuntut ilmu terlebih dulu baru kemudian menikah. Adapun pada perkara-perkara yang jelas keharamannya maka tidak disyariatkan istikhoroh untuk meninggalkan perkara tersebut. 

Baca Juga : Memahami Tata cara Sholat dan Batasan-batasan Sholat

Demikian juga perkara-perkara yang wajib, tidak disyaratkan istikhoroh untuk mengerjakannya. Sesuatu yang wajib, maka wajib untuk dikerjakan tanpa perlu istikhoroh. Pada intinya, sholat istikhoroh adalah  bentuk penyandaran diri atau tawakkal seorang hamba kepada Allah yang Maha Mengetahui masa depan dan Maha Kuasa memberikan kemudahan dan keberkahan di setiap urusan. 

Melalui istikhoroh, seorang hamba menampakkan kebutuhannya pada Allah SWT. Istikhoroh adalah bukti ketawadhuan dan ketundukan di hadapan Allah SWT. Hamba yang beristikhoroh adalah hamba yang beruntung, karena selalau menyertakan Allah SWT yang Maha Kuasa dalam setiap urusanya.


Tata Cara Sholat Istikhoroh

1. Bersesuci dari hadats dan menggunakan pakaian yang syar'i serta menutup aurat.

2. Berniat di dalam hati untuk melakukan sholat Istikhoroh. Tidak ada lafadz niat tertentu pada sholat istikhoroh, cukup niat di dalam hati sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi SAW.

3. Takbiratul ihram, membaca doa istiftah lalu surat al-fatihah. Kemudian membaca surat apa saja yang mudah setelah membaca al-fatihah.

4. Melakukan ruku', i'tidal, kemudian sujud, duduk di antara dua sujud lalu sujud lagi dan bangkit untuk rakaat yang kedua.

5. Di rakaat yang kedua membaca surat al-fatihah dan surat yang mudah dibaca.

6. Melakukan ruku', i'tidal, kemudian sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud lagi dilanjutkan tasyahud akhir kemudian salam.

7. Membaca doa sholat istikhoroh dengan penuh kekhusyukan dan harap kepada Allah SWT semata. Baca Juga : Panduan bersuci cara berwudhu yang baik menurut ilmu fiqih


Beberapa Hal Yang Sering Ditanyakan Terkait Sholat Istikhoroh

1. Apakah ada waktu khusus untuk melaksanakan sholat istikhoroh ? Seseorang bisa melakukan sholat istikhoroh kapan saja baik di pagi hari ataupun malam hari. Tidak ada dalil yang menjelaskan bahwa sholat istikhoroh harus di kerjakan pada waktu tertentu.

2. Apa tanda jawaban dari sholat istikhoroh yang kita lakukan ? Haruskah berupa mimpi ? Jawaban dari sholat istikhoroh yang kita lakukan, tidaklah harus berupa mimpi. Terkadang, kita dimudahkan oleh Allah SWT untuk menjalankan salah satu pilihan sehingga menjadi lancar, terkadang juga Allah menjadikan hati kita lapang dan condong pada satu pilihan enggan melakukan pilihan yang lain. Terkadang juga, setelah mengamalkan istikhoroh, ada orang yang terpercaya datang untuk menganjurkan kita memilih salah satu pilihan. terkadang juga jawabanya bisa datang berupa mimpi.

3. Beberapa kali minimal seseorang melakukan sholat istikhoroh ? Jika seseorang merasa butuh untuk mengulangi sholat istikhoroh, maka itu diperbolehkan berdasarkan keumuman dalil yang mengajurkan memperbanyak sholat sunnah. Namun, tidak boleh untuk menghususkan atau membatasi jumlah sholat istikhoroh dengan bilangan tertentu dengan keyakinan adanya fadilah tertentu, seperti : harus 7 kali, 99 kali atau 100 kali karena yang demikian tidak ada dalilnya.

Baca Juga : Tata cara mandi wajib lengkap dan urut sesuai sunnah Rasulullah SAW

4. Kapan doa istikhoroh dibaca ? Al-Imam Ibnu Utsaimin menyimpulkan bahwa berdasarkan teks hadits Jabir bin Abdillah doa sholat istikhoroh dibaca setelah salam, yakni selesai mengerjakan sholat dua rakaat.

5. Bolehkah membaca teks doa dari buku jika tidak hafal ? Jawabanya, boleh. Namun, membaca doa yang telah diahafalkan dengan baik itu lebih bisa mendatangkan kekhususyukan. Dan tentu saja, itu lebih baik.

Demikian penjelasan tentang tata cara sholat istikhoroh yang bisa di jalani kapan saja dan dimana saja. Istikhoroh adalah ibadah yang mulia. Ibadah harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah semata dan mengharapkan ganjaran dari-Nya. Ibadah juga harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Di samping mengandung doa, istikhoroh termasuk dzikir kepada Allah SWT. 

Dan dzikir, pasti akan mendatangkan ketenangan di hati. Setelah kita melakukan istikhoroh maka itu lah yang di takdirkan oleh Allah SWT itu lah pilihan Allah SWT. Pilihan Allah itu pasti baik, dan kita harus ridha menerima hasilnya. Termasuk jika hasilnya tidak sesuai dengan harapan kita harus menerimanya. semoga keterangan diatas bisa bermanfaat, sekian, wassalamu'alaikum wr,wb.


Posting Komentar untuk "Tata Cara Sholat Istikhoroh Yang Penting Harus Kita Ketahui"