Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

KISAH LUCU ABU NAWAS - Aku Lebih Kaya Dari Allah SWT Dan Menyukai Fitnah


Hidayah Ilahi-
Abu Nawas tak kali satunya selalu buat gaduh dan menggemparkan jagat negeri. Ulahnya yang cukup kontroversial banyak sekali memancing amarah orang-orang muslim. Sebagai contoh adalah kisah Abu Nawas ketika mengaku-aku bahwa dirinya lebih kaya daripada Allah SWT, dan benci barang haq serta menyukai fitnah. Lho ini jelas sangat keliru bila didengar kuping orang awam, tapi lucunya pernyataan Abu Nawas itu ternyata memiliki maksud yang bila dipikir ada benernya juga sih. Untuk kisah selengkapnya simak ya ampek selesai dibawah ini ok:

Jadi dahulu suatu ketika Abu Nawas pergi dan masuk kedalam pasar yang terletak di kota Baghdad. Di tengah kerumunan pasar, Abu nawas lalu koar-koar dan berkata lancang dihadapan para pengunjung pasar disana. Abu nawas berkata kepada orang-orang dipasar bahwa dirinya sangat benci banget dengan suatu perkara haq dan lebih memilih menyukai perkara fitnah. Lo lo lo aneh sekali abu nawas itu, Ulah gilanya itu sontak membuat pendengarnya emosi dan gempar. Orang-orang dipasar itu sungguh kaget dengan ucapan ngawur abu nawas yang berani mengasorkan Tuhan semesta alam yaitu Allah SWT. Hal ini dianggap sungguh keterlaluan oleh masyarakat.

Setelah Peristiwa yang menggegerkan itu, maka dilaporkanlah abu nawas kepada polisi kerajaan. Perbuatan Abu nawas itu sungguh keterlaluan, padahal dia sendiri dikenal sebagai seorang yang sangat sholih dan Alim, kok berani-beraninya bilang seperti itu sehingga memaancing emosi orang-orang islam. Atas perbuatan konyolnya, maka Ditangkaplah Abu nawas untuk dibawa kekerjaan. Setelah sampai dikerajaan, abu nawas lalu disidang dan dibawa untuk menghadap sang baginda raja harun Ar-Rasyid.

Setelah Abu nawas dihadapkan kepada Baginda raja harun Ar-Rasyid, lalu Sang baginda mulai bertanya: “Hei Abu Nawas, Apakah benar dirimu mengatakan perkataan-perkataan aneh dan konyol seperti itu?” tanya baginda raja dengan nada emosi.“Benar Tuan,” jawab Abu Nawas kalem.

“ Apa sebabmu bicara ngawur seperti itu. Apa kah kau sudah murtad" kata sang baginda. Sang baginda yang mulia pasti juga benci sekali dengan sesuatu perkara haq, iyakan” ungkap abu nawas dengan mudahnya.

“Apa katamu..? Lancang banget omonganmu !” bentak sang baginda dengan rasa amarahnya. “Wahai baginda, sebentar janganlah marah dulu, tolong dengarkanlah terlebih dahulu penjelasannya dari hamba” kata abu nawas untuk merendahkan tensi emosi sang raja. 

“ coba katakan apa maksudmu. Aku sebagai orang islam selalu membela segala perkara yang haq & benar, bukan palah membenci perkara haq/ nyata. Kau seharusnya tahu hal itu..!!” balas baginda menyangga. Abu nawas kemudian menjelaskan alasan yang sebenarnya 

“ Paduka, Baik jadikan pas ada yang meninggal, pasti ada orang yang memberikan ayat-ayat talkin dimakam. Nah disitulah hamba selalu denger kata-kata yang initinya begini. Kematian itu adalah nyata. Begitupula neraka itu jugak perkara haq dan nyata. Kesimpulanya, apakah ada orang yang tidak benci dengan kematian dan neraka-neraka tersebut…? Bukankah sang baginda raja juga sangat benci hal-hal itu sama seperti hamba kan….? Kata  Abu Nawas  meyakinkan. “ Waw, pintarkali otakmu ya !!” Sahut sang baginda mengagumi jawaban abu nawas.

Namun rupanya baginda belum begitu puas. Baginda raja lalu bertanya lagi “ Tetapi, gimana penjelasanmu tentang omonganmu yang menyatakan bahwa dirimu suka terhadap fitnah-fitnah”. "Begini paduka yang mulia. sebenarnya yang saya katakan itu dah ada di alquran lho..!!. Alqur’an menjelaskan bahwa harta kekayaan dan anak-anak kita ini adalah sebuah fitnah. Padahalkan sang baginda raja juga sangat menyukai harta dan anak-anak sama seperti diri hamba . Betul kan wahai baginda yang mulia…??  Jelas abu nawas dengan kata-kata yang sangat cerdas.

Sang bagindapun lalu manggut-amnggut mendengar jawaban abu nawas. Tetapi sang baginda masih ada pertanyaan lagi “Ya, itu semua benar abu nawas. Tapi kenapa dirimu berkata kalau kamu mengaku lebih kaya dari  Allah, padahal Allah lah yang maha kaya segalanya” .  kemudian Abu nawas menerangkan alasanya adalah sebab dia bisa punya putra, sedang Allah SWt itu tak berputera maupun diputerakan. 

Sang baginda raja mengakui kebenaran abu nawas “ hei abu nawas, semua itu emang bener, tapi apa tujuanmu ngomong perkataan-perkataan itu di kerumunan pasar hingga menimbulkan kegaduhan kayak gitu…?? Tanya sang baginda penasaran.  Abu nawas kemudian menerangkan kalau-kalau ulahnya itu supaya ditangkap polisi kerajaan terus di sidangkan di hadapan paduka raja. Setelah tahu tingkah aneh abu nawas, Sang Bagindapun geleng-geleng sebab ulah koplak abu nawas ini. Namun apa maksudnya abu nawas ingin menghadap sang baginda raja.

Sang baginda heran dengan ulah aneh abu nawas. Sang baginda lalu bertanya lagi "Oke, sekarang aku tanya lagi, sebenernya itu apa keinginannmu ingin berhadapan denganku, abu nawas...?? “ 

Baca Juga: Kisah Lucu Abu Nawas DI Tipu Maling

Baca Juga : Kisah Lucu Abu Nawas Di Hukum Mati Sebab Berak Di sungai

Abu nawas lalu menerangkan, kalau-kalau dia nekat berulah seperti itu agar bisa dapet hadiyah suprise dari sang raja. wkwkwkwkwwk. Jawaban koplak abu nawas ini akhirnya membuat sang baginda raja tertawa terngakak-ngakak. Kok bisa-bisanya ada orang yang suka modus dengan cara gila tapi lucu seperti itu. Persidangan yang awalnya sangat tegang dan penuh amarah akhirnya reda dengan suara tawa yang gokil abis. Akhirnya sang baginda memberikan apresiasi hadiah istimewa kepada abu nawas. Semoga kisah ini bermanfaat, Wallahu A’lamu bishowab.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.


Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "KISAH LUCU ABU NAWAS - Aku Lebih Kaya Dari Allah SWT Dan Menyukai Fitnah"