Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah lucu Zakaria bin Yahya sahabat Rasulullah SAW Tidak bisa Menghitung

kisah sahabat Rasulullah

Di dalam islam kisah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya tentu menjadi sangat menarik untuk disimak. Ada kisah yang unik sekali, ketika Rasulullah SAW setelah menerima ayat beliau langsung naik keatas mimbar mengumpulkan seluruh masyarakat Madinah. Ketika masyarakat madinah dikumpulkan, di dalam majelis ternyata ada antara seorang mukmin sama orang munafik. Lalu Rasulullah membongkar satu-persatu kedok munafik yang hadir dimasjid. Rasulullah SAW setelah mengatakan Tahmid dan sholawat, "Wahai kalian manusia di antara kalian ada munafik yang harus kalian kenal mereka. 

Siapa yang aku sebutkan namanya, segera berdiri." kata Rasulullah. Maka mulailah Rasulullah SAW menyebutkan satu-persatu, "berdiri wahai fulan, berdiri wahai fulan, berdiri wahai fulan." Sampai Rasulullah menyebutkan 36 orang, dan 36 orang ini semuanya adalah pemimpin munafik. Ada salah satu yang tidak disebut Rasulullah yaitu Abdullah bin Abi Salul. 

Kenapa tidak disebut ? karena satu Madinah sudah tahu kalau dia pemimpin munafik. Pada saat itu Umar bin Khattab kebetulan telat datang kemesjid tidak tahu apa yang terjadi di masjid. Ketika Umar mau masuk di depan pintu ada satu orang lagi menangis di depan pintu. Kata Umar, "kenapa kamu menangis ? kenapa tidak masuk kedalam ?". Orang itu menjawab, "Dia bilang Rasulullah menghitungku salah satu dari munafik." Langsung Umar mengatakan, "Semoga Allah menghukummu! kenapa selama ini kamu menyembunyikannya." 

Rasulullah SAW satu sisi setelah membongkar orang-orang munafik ini, dari sisi lain Rasulullah menyampaikan berita gembira kepada kaum muslimin bahwasanya mulai hari ini setelah perang Tabuk kedepanya umat islam tidak akan pernah kalah. Rasulullah menceritakan, semua muslimin akan menguasai Hira'. 

Baca Juga : Kisah lucu sahabat Rasulullah yang hubungan intim saat puasa Ramadhan

Akan ada pasukan dari umatku yang akan menyerang dan kalian akan tiba di gerbangnya dan aku sekarang kata Rasulullah SAW, diperlihatkan pintu gerbangnya sedang terbuka dan pertama yang keluar menyerahkan diri di atas unta berwarna merah adalah seorang wanita bernama Syaima' binti  Nufaila Al-Uzdiya yang memakai cadar berwarna hitam. 

Rasulullah SAW ceritakan, ini kejadian nanti terjadi di zaman Khalifahnya Umar bin Khattab. Rasulullah sampaikan sudah saat itu, nanti akan terus berlanjut jihad sampai kalian menembus wilayah Hira' dan menang. Karena wilayah Hira' ketakutan yang paling pertama menyerahkan diri seorang wanita namaya Syaima binti Nufaila kebetulan ini adalah adiknya kepala suku. 

Maka seorang sahabat yang bernama Zakaria bin yahya ini cerdas, dia sangat yakin dengan janji Rasulullah SAW maka dia bilang, "Wahai utusan Allah jadikan Syaima' itu perempuan yang keluar itu, sebagai bagian harta rampasan perangku." Padahal belum terjadi, dia berkata lagi, "nanti kalau perang itu terjadi ya Rasulullah, itu bagianku." Ketika itu Zakaria bin Yahya ini ikut dalam peperangan Hira' yang terjadi di zaman Umar bin Khattab yang dipimpin oleh Khalid bin Walid. 

Pada saat itu kebetulan di zaman Umar ada sahabat ikut, tapi kebanyakan tabiin. Saat itu banyak yang tidak kenal Zakaria ini siapa, dan dia juga bukan sahabat yang bisa meriwayatkan hadits. Semua orang meliahatnya orang yang biasa-biasa saja, dan Zakaria ini tidak bisa baca, tidak bisa nulis dan menghitung. Pada saat perang Hira, Syaima binti Nufaila Al-Uzdiya betul-betul keluar, persis seperti Rasulullah gambarkan, diatas unta merah pakai cadar warna hitam. 

Baca Juga : Kisah Lucu Hasan bin Tsabit sahabat Rasulullah tidak bisa Berkelahi

Maka waktu itu wanita ini menyerahkan diri sendiri, kemudian Zakaria langsung dekati, dipegang tali kekangan untanya, lalu Zakaria berkata, "Ini bagianku." Lalu orang-orang pada tanya, "Wahai Zakaria, dari mana ceritanya ? Padahal belum dikumpulkan pimpinan perang nanti dibagi kenapa kau langsung vonis ?" Dia bilang, "Rasulullah sudah kasih untukku."  

Maka gara-gara itu Syaima menjadi harta rampasannya Zakaria bin Yahya. Ketika itu datanglah kakaknya Syaima yang bernama Abdulmasih membawa kesepakatan damai masalahnya Syaima kepada muslimin. Lalu Abdulmasih berkata, "Di mana adik saya Syaima ?" Muslimin menjawab, "Mereka ada bagianya seorang prajurit Zakaria". Kemudian Abdulmasih mendatangi Zakaria dan berkata, " Wahai Zakaria kembalikan adikku, aku tebus berapa saja yang kau minta." 

Jadi sangking tidak bisa menghitung, Zakaria ini berkata, "Demi Allah aku tidak akan mengembalikan kepadamu kecuali kau bayar 100 dirham, 100 dirham ini kecil murah, sedikit sekali". Kemudian Abdulmasih gak banyak bicara langsung kasih 100 dirham selesai lalu diambil adiknya. 

Baca Juga : Kisah lucu sahabat Nuaiman ketika nekat menjual temanya

Para prajurit datangi Zakaria setelah itu, kemudian berkata, "Kenapa kau hanya minta 100 dirham ? Demi Allah kalau kau minta 100.000 dirham pasti dibayar karena dia orang kaya sekali, kepala suku". "Apa masih ada angka diatas 100 ?" Kata Zakaria. Jadi, Zakaria ini luar biasa sekali polosnya, nggak bisa baca, nggak bisa hitung. Akhirnya lepas lah Syaima dengan 100 dirham saja. Wallahu a'lam bishawab

Itulah kisah sahabat Rasulullah SAW yang sangat polos, tidak bisa baca, menulis dan menghitung. Semoga cerita diatas bisa bermanfaat,

Wasalamu'alakum wr,wb.

Posting Komentar untuk "Kisah lucu Zakaria bin Yahya sahabat Rasulullah SAW Tidak bisa Menghitung "