Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Amaliyah Ibadah di Bulan Rajab

bulan rajab

Assalamu'alaikum wr,wb. Tahukah kalian bulan Rajab adalah salah salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam islam. Rasulullah SAW telah menyampaikan bahwa sesungguhnya bulan Rajab adalah bulanya Allah SWT, sedangkan bulan Sya’ban adalah  bulanya Rasulullah SAW, sementara bulan Ramadhan merupakan bulanya umat Nabi Muhammad SAW. Ketika memasuki bulan  Rajab,  umat islam banyak sekali yang  mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai  macam amaliyah ibadah. Bukan hanya sekedar menjalankanya saja, tetapi banyak umat islam untuk  kembali mengingat  dan belajar  tentang  tata cara  dan hukum beribadah dibulan Rajab. Kehadiran bulan Rajab ini identik  dengan persiapan menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan. 

Di antara peristiwa monumental dalam sejarah islam ialah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Isra’ Mi’raj adalah  sebuah perjalanan Rasulullah SAW bersama Malaikat Jibril mulai dari Masjidil Haram Makkah menuju Masjidil Aqsha Palestina. Kemudian  dilanjutkan dari Masjidil Aqsha menuju Sidratil Muntaha untuk menghadap Allah SWT. 

Peristiwa ini terjadi pada jum’at pertama bulan Rajab dan merupakan malam renungan atau malam kesedihan dimana Nabi SAW merasa sedih karena ditinggal oleh paman dan istri tercintanya, Khadijah. Peristiwa mulia ini juga menjadi tonggak sejarah kewajiban umat islam untuk melaksanakan sholat lima waktu. Sehingga peringatan Isra’ Mi’raj menjadi penting untuk kembali mengingatkan semangat dalam meningkatkan kualitas ibadah sholat.

Berikut ini ada beberapa amaliyah ibadah dan hal hal yang sering dibicarakan seiring  dengan masuknya bulan Rajab. 

Doa Memasuki Bulan Rajab

Sebagai bulan yang sangat mulia, Rasulullah SAW telah memberikan contoh untuk selalu memperbanyak membaca doa. Dalam kitab Al-Adzkar karya  Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin  Syaraf An-Nawawi menyebutkan bahwa doa yang sering dibaca Rarulullah SAW saat memasuki bulan Rajab adalah :    

اللَّهُمَّ باَرِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَا نَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَنَا

 “Duhai Allah berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukan lah kami dengan bulan Ramadhan.”

Puasa di Bulan Rajab

Puasa di bulan Rajab ini merupakan  suatu ibadah yang dianjurkan dalam islam. Pasalnya, kita dianjurkan berpuasa sunnah pada bulan-bulan agung menurut agama sebagai keterangan Syekh Nawawi Al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain. Saat melakukan puasa Rajab, di malam harinya kita bisa menghafalkan niat puasa bulan Rajab sebagai berikut : 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلّهِ تَعَلَى

”Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karna Allah SWT.”

Apabila seseorang ingin berpusa sunnah Rajab di siang hari tetapi tidak sempat melafalkan niat dan berniat puasa di malam harinya boleh menyusul perlafalan niat dan memasang niat sunnah puasa Rajab seketika itu juga. Memang untuk puasa sunnah, niat boleh dilakukan di siang hari sejauh yang bersangkutan  belum makan, minum, dan perkara yang  membatalkan puasa sejak subuh. Terkait waktunya, puasa bulan Rajab dapat dilakukan beberapa hari. Sedangkan harinya tidak ditentukan hari-hari utama pada setiap bulan atau setiap pecan.

Baca Juga : Keutamaan dan tata cara sholat hajat yang harus kalian ketahui

Sholat Rajab

Menurut dalam kitab Ihya Ulumiddin, Imam Al-Ghazali berpendapat bahwa sholat sunnah mutlak di bulan Rajab adalah mustahabbah (sunnah). Sholat sunnah mutlak ini bisa dilakukan oleh orang saleh pada masanya. Imam Ghazali menjelaskan bahwa seseorang yang berpuasa di hari kamis di dalam bulan Rajab, kemudian melakukan sholat sunnah sebanyak dua belas rakaat di antara waktu Isya dan sepertiga malam, maka permohonannya akan dikabulkan. Adapun tata cara melakukan sholat sunnah pada umumnya, yaitu dilakukan dengan cara sholat dua rakaat dengan satu kali salam. Bila sholat dua belas rakaat berarti terdapat enam kali salam. 

Setiap rakaat setelah membaca surat Al-Qadar sebanyak 3x dan surat Al-Ikhlas sebanyak 12x. Setelah selesai Sholat , kita dianjurkan membaca sholawat sebanyak 70x. Sholawat yang dibaca adalah  “allahumma sholli ‘ala Muhammadin nabiyyil ummiyyi.”  Setelah membaca sholawat, kita dianjurkan sujud dengan membaca  “subbuhun quddusun rabbul malaikati war ruh” sebanyak 70x. Setelah selesai sujud, duduklah sejenak sambil membaca  “rabbighfir warham wa tajawaz ‘amma ta’lam innaka antal a’azzul akram” sebanyak 70x. Setelah itu sujud kembali dengan membaca "subbuhun quddusun rabbul malaikati war ruh” sebanyak  70x. Setelah selesai semua,  mohonlah kepada Allah SWT atas hajat yang diinginkan.

Bersedekah

Bulan Rajab mengandung nilai yang sangat luhur yang dapat diperoleh mereka yang berniat dengan bersunguh-sunguh meraihnya. Meraih rahmat tanpa ada  bala, meraih keluhuran Allah SWT  dan meraih kebaikannya  yang tak akan pernah kering. Umat islam yang bersedekah di bulan Raja ini akan mendapat pahala berlipat danda sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya : “Barang siapa yang bersedekah di bulan Rajab, maka Allah SWT akan menjauhkannya dari api neraka sejauh jarak tempuh burung gagak yang terbang  bebas dari sarangnya hingga mati karena usianya yang sudah tua. Menurut sebagaian pendapat, umur burung gagak mencapai lima ratus tahun." Subhanallah...

Demikian lah beberapa amaliyah ibadah di bulan Rajab. Kita sebagai umat islam tentunya harus giat dan semangat untuk menjalankannya, karena Allah SWT telah memberika pahala bonus untuk kita di bulan-bulan yang sangat mulia. Semakin kita memperbanyak ibadah, semakin banyak pula pahala yang kita dapatkan. Semoga bermanfaat, Barokallah Fikum Wassalamu'alaikum wr,wb.


Posting Komentar untuk "Amaliyah Ibadah di Bulan Rajab"