Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Lucu Sahabat Rasulullah Yang Berhubungan Badan Saat Puasa Ramadhan

Ada beberapa aturan yang wajib dihindari seorang yang sedang berpuasa. Selain makan dan minum terdapat banyak sekali perkara-perkara yang dapat menjadi penyebab batalnya puasa, diantaranya adalah berhubungan badan/ bersetubuh. Berhubungan suami istri saat puasa dapat merusak ibadah puasa kita dan bahkan kita masih harus menjalankan kifarat  untuk menebus dosa kita itu. Nah ada sebuah kisah unik dan lucu tentang sahabat Rasulullah yang melakukan hubungan badan saat sedang puasa di siang hari bulan Ramadhan. Kisah selengkapnya simak hingga selesai ya:


KISAH LUCU SAHABAT RASULULLAH BERSETUBUH SAAT PUASA RAMADHAN

Dikisahkan dari hadist Riwayat bukhori  dan muslim. Seperti yang kita ketahui bahwa dahulu Rasulullah SAW memiliki banyak sekali sahabat. Suatu ketika ada salah satu sahabat nabi  yang mendatangi Rasulullah SAW dengan raut muka penuh penyesalan. Setelah berjumpa  dengan sang Rasul, Si pria itu lantas mengutarakan masalah besar yang barusan dia lakukan.  Sahabat itu lantas berkata “ Celakalah diriku wahai Rasulullah, Celakalah diriku wahai Rasulullah”. Pria itu berkata dengan wajah ketakutan, khawatir dan penuh penyesalan”. Rasulullah lantas bertanya “ Apa Sebenarnya yang menyebabkan dirimu celaka?.

Si pria itu lantas menjelaskan dengan rasa takut apabila nanti Rasulullah marah kepadanya “ E e anu Ya Rasul, aku telah bersetubuh dengan istriku saat puasa bulan Ramadhan”.  Bukanya mau menampar atau memukul sahabatnya itu, Rasulullah malah dengan santainya berkata “ Apakah kamu punya harta untuk memerdekakan seorang budak?” Tanya Rasulullah. Waduh berat sekali rasanya jika harus memerdekakan budak, buat hidup sehari-hari saja serba susah sulit dan tidak punya harta sebesar itu. Karena merasa tidak berdaya Si pria lantas menjawab “ Tidak punya wahai Rasulullah” .

Karena si pria merasa tidak mampu, Rasulullah lantas memberikan solusi lain dengan bertanya “ Oh yaudah, gimana kalau melakukan puasa selama dua bulan berturut-turut, apakah kamu mampu melaksanakanya..?”. Waduh puasa 2 bulan berat sekali rasanya, yang satu bulan aja nggak tahan sampai batal seperti ini, apalagi selama itu. Si pria masih merasa tidak kuat kalau harus menebusnya dengan puasa 2 bulan, si pria itu lalu menjawab “ Maaf yarasul , saya benar tidak sanggup kalau berpuasa 2 bulan”.

Karena lagi-lagi sahabatnya itu tidak sanggup, maka Rasulullah lalu memberikan solusi kifarat lain “Oh ya udah, kalau begitu, apakah kamu memiliki sesuatu untuk memberi makan kepada enam puluh orang miskin ?”. Haduh aduh, buat makanan sehari-hari aja harus bantung tulang dengan susah, apalagi disuruh memberi makan enam puluh orang miskin. Karena masih tidak memiliki harta dan makanan untuk menebus dosa-dosanya itu, pria itu lantas menjawab “ Maaf yarasul saya benar-benar tidak punya”.  Setelah mendengar keluhan dan ketidak berdayaan sahabatnya itu, Rasulullah lantas berdiam diri.

Tidak berselang lama, tiba-tiba datanglah seseorang yang membawa sekeranjang buah kurma. Orang itu lantas memberikan se keranjang buah kurma itu kepada Rasulullah SAW. Alhamdulillah. Namun makanan sekeranjang itu tidaklah Rasulullah makan sendiri, Dengan penuh belas kasihnya dan kebaikan akhlaknya, Rasulullah lantas memberikan sekeranjang buah kurma itu kepada sahabatnya yang bermasalah itu. Rasulullah berkata “ Ini, ambilah buah kurmanya, lalu kamu sedekahkan kepada orang miskin”.

Namun lagi-lagi si pria itu mengeluh kembali “Wahai Rasulullah, Apa masih ada orang yang lebih miskin dari diri saya?” si pria lantas nglentruk kebingungan, mau kemana lagi harus memberikan kurma sekeranjang itu. didaerahnya saja dia merasa bahwa hanya dirinyalah yang paling mlarat. Pria itu lantas melanjutkan “ Ya rasul, dari wilayah barat hingga timur benar-benar tidak ada yang lebih membutuhkan selain diriku”.  Mendengar jawaban lucu dan koplak dari pria itu, Rasulullah SaW lantas tertawa- tawa hingga nampak gigi depanya yang indah.

Karena si pria sangking mlaratnya, Akhirnya Rasulullah tertawa dan berkata “ Ya sudah, ya sudah kalau begitu, Bawa saja kurma-kurma ini, lalu kamu berilah makan kepada keluargamu. Silahkan makan saja Bersama keluargamu, kemdian puasalah satu hari  lagi sebagai pengganti puasa yang batal itu, setelah itu mintalah ampunan kepada Allah SWT”. Alhamdulillah…Akhirnya urusan si pria itu dapat teratasi berkat Rasulullah SAW. Akhirnya tidak jadi memerdekakan budak, tidak capek-capek puasa dua bulan, tidak repot-repot memberi makan enam puluh orang miskin, Ya dikarenakan dirinya yang paling miskin. Namun akhir kisahnya Sahabat Rasulullah itu malah ketiban rezeki nomplok yaitu satu keranjang kurma.

Baca Juga: Kisah Nabi Adam Membantah Malaikat Maut dan Protes ketika Nyawanya Hendak Di Cabut


PERKARA-PERKARA YANG MEMBATALKAN PUASA

Didalam kitab fathul Qorib dijelaskan, bahwa perkara-perkara yang bisa membatalkan puasa diantaranya adalah memasukkan/ masuknya sesuatu kedalam tubuh/ jauf melalui lubang-lubang secara sengaja. Seperti masuknya air kedalam  mulut, telinga, hidung, dubur dan lainya. Namun bila tidak disengaja maka tidak batal. Perkara yang membatalkan puasa selanjutnya adalah memasukkan sesuatu benda kedalam kubul atau dubur baik dengan tujuan pengobatan maupun tidak. Selain itu muntah secara disengaja juga dapat membatalkan puasa kita.

Selain berhubungan badan, Keluarnya mani sebab disengaja seperti bergesekan dengan kulit atau lainya tanpa hubungan seksual maka tetap membatalkan puasa. Apabila keluarnya sebab mimpi basah maka dihukumi tidak membatalkan puasa alias sah. Yang selanjutnya Haid ataupun nifas bagi wanita juga dapat membatalkan puasa. Selanjutnya, Gila saat puasa juga dapat membatalkan puasa. Dan perkara yang membatalkan puasa terakhir adalah Murtad/ keluar dari Agama islam.

Nah itulah tadi beberapa ketentuan tentang perkara-perkara yang membatalkan puasa dan kisah tentang Sahabat Rasulullah yang nekat berhubungan Badan/ bersetubuh dengan istrinya di siang hari Puasa Ramadhan. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lamu bishowab.

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah Lucu Sahabat Rasulullah Yang Berhubungan Badan Saat Puasa Ramadhan"