Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Sahabat Nabi - Tsabit Bin Qeis



Hidayahilahi.com - Tsabit merupakan juru bicara Rasulullah dan juru bicara umat Islam. Kalimat dan perkataan yang keluar dari mulutnya sangat padat, kuat, keras, tegas dan mempesona. Sosok yang pernah mencapai kedudukan jubir dan sebagai pahlawan perang. Ia memiliki jiwa yang selalu ingin kembali menghadap Allah Maha Pencipta, hatinya khusu' dan tenang tenteram. Seorang muslimin yang paling takut dan pemalu kepada Allah. Diceritakan Tsabit menangis di rumahnya hingga beritanya sampai kepada Rasulullah. Lalu Tsabit dipanggil oleh Rasulullah, hingga Ia mengahadap Rasul. 

Rasul bertanya mengapa akhir-akhir engkau tidak kelihatan ? Tsabit menjawab, "Sesungguhnya aku pernah meninggikan suaraku dari suaramu wahai Rasulullah..., Karena itu amalanku menjadi gugur dan aku termasuk penduduk neraka. Rasulullah menjawab lagi, engkau tidaklah termasuk salah seorang diantara mereka bahkan engkau hidup dengan prilaku terpuji, dan Allah akan memasukkanmu ke dalam surga.."

Kisah lain dari Tsabit bin Qeis

Setelah Tsabit meninggal dengan menemui syahidnya di medan pertempuran, melintaslah di dekatnya seorang muslimin yang baru saja masuk Islam dan Ia melihat tubuh Tsabit masih tertutup baju baju besi perperangan yang berharga nilainya, orang tersebut menduga bahwa Ia berhak mengambilnya untuk dirinya, lalu diambilkan baju tersebut. Suatu malam hari terdapat kaum muslimin yang beimimpi ditemui oleh Tsabit, lalu berkata: "Aku hendak mewasiatkan kepadamu satu wasiat , namun jangan sampai kamu katakan bahwa mimpi ini hanyalah mimpi biasa sehingga kamu menyia-nyiakan begitu saja. 

Sewaktu aku gugur sebagaj syahid, lewatlah di dekatku seorang muslim lalu Ia mengambil baju besi milikku, rumahnya sangat jauh dan orang tersebut memiliki kuda yang kepalanya mendongak ke atas seakan - akan tertarik tali kekangnya. Baju tersebut disimpan dan ditutupi periuk besar, periuk itu ditutupi pelana unta. Pergilah kepada Khalid untuk meminta mengirimkan seseorang mengambilnya. Apabila kamu telah seampai di kota Madinah maka mengharapkan kepada Abu Bakar , katakan kepadanya bahwa aku memiliki hutang sekian banyaknya, aku mohon agar Ia bersedia membayarnya."

 Baca Juga : Kisah Sahabat Hudhaifah Ibnu Yaman Pemegang Rahasia Rasulullah

Setelah itu laki-laki yang bermimpi itu terbangun dari tidurnya, Ia terus menghadap kepada Khalid bin Walid dan menceritakan kejadian mimpi yang dialaminya. Khalid laluengirimkan seseorang untuk mencari dan mengambil baju besi milik Tsabit. Akhirnya ditemukanlah baju besi itu persis seperti yang diceritakan dalam mimpi. Selanjutnya laki-laki yang telah diamanahkan oleh Tsabit pulang kembali di Madinah. Dan menceritakan mimpinya kepada kepada Khalifah Abu Bakar, lalu Khalifah melaksanakan wasiat Tsabit seperti yang telah diwasiatkan melalui mimpi. Dan sejarah mencatat bahwa satu-satunya wasiat orang muslim yang telah meninggal dapat terlaksana dengan sempurna hanyalah wasiat yang terjadi pada Tsabit bin Qeis.

Wallahu a'lam.


Posting Komentar untuk "Kisah Sahabat Nabi - Tsabit Bin Qeis"