Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Sibuk Berbisnis Di Bulan Ramadhan - Bahtsul Masail










Diskripsi Masalah

Di sore hari tepatnya pukul 15.00 wib pak muslim yang akan berangkat ke masjid untuk menjalankan sholat 'asar  melawati pasar muntilan,beliau terheran-heran ketika banyak puluhan pedagang yang berbondong-bondong untuk membuka lapak dagangannya di pinggir jalan tersebut,mulai dari makanan seperti bakso,sosis,ayam geprek,es campur,es degan dan masih banyak lainnya,pokoknya berbagai macam makanan semua ada di tempat itu.

Pak muslim pun tak sengaja di sapa oleh temannya pak kardi namanya yang biasa kesehariannya di sibukkan menjadi buruh tani sekarang menjadi  jualan es dawet disitu semenjak bulan ramadhan ini.Pak muslim pun tak sungkan-sungkan menanyakan kepada pak kardi"lho tumben bapak kok jualan es dawet disini?pak kardi pun menjawab dengan agak kesipu malu"iya ini pak mus, mumpung ramadhan tak jualan es dawet aja biasanya laris,lumayan kan untuk tambah-tambah penghasilan"jawab pak kardi. 

Akhirnya setelah di rasa cukup berbincang-bincangnya pak muslim izin melanjutkan perjalanannya menuju masjid untuk melaksanakan sholat 'asar.Selama di perjalanan pak muslim sempat  terbesit dalam hatinya."Apa saya ikutan jualan juga aja ya mumpung bulan ramadhan kan lumayan bisa untuk persiapan hari raya"sambil mengayun sepeda tuanya.Setelah sampai di masjid dan usai menjalankan sholat 'asar seperti biasanya beliau mendengarkan siraman rohani yang di bacakan oleh imam masjid  an-nur.

Di antara kajian yang di sampaikan,Beliau mengajak  para jama'ahnya untuk selalu meningkatkan kuwalitas ibadahnya ke pada alloh pada bulan ramadhan ini dari biasanya .pada akhirnya pak muslim pun menjadi bimbang dalam hatinya antara ingin ikut jualan atau beribadah saja.


Pertanyaannya: 

Apakah sibuk bisnis dalam bulan ramadhon seperti diskripsi di atas merupakan hal yang tidak baik?


Jawaban:

Baik atau buruknya tinggal seseorang tadi yang bisa mengukur dan membatasi kebutuhan hidupnya dan keluarganya, agar waktunya tidak habis hanya untuk kesibukan dunia saja.Seperti yang di jelaskan dalam kitab: النصائح الدينية (halaman 173) 

ومن  آدابه ان لايكثر التشاغل بأمور الدنيا فى شهر رمضان بل يتفرغ عنها لعبادة الله وذكره ما أمكنه الى ان قال الا ان كان ضروريا فى حقه أو فى حق من يلزمه القيام به من العيال ونحوهم 

 Termasuk berakhlak orang yang tidak terlalu menyibukkan dirinya dalam permasalahan dunia ketika bulan ramadhan akan tetapi lebih mementingkan memperbanyak ibadah kepada alloh kecuali di gunakan untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan keluarganya.

لان شهر رمضان فى الشهور بمنزلة يوم الجمعة فى الايام فينبغى للمؤمن ان يجعل يوم جمعته وشهره هذا لاخرته خصوصا. 

Karena sesungguhnya bulan ramadhan adalah bulan yang di utamakan di banding bulan-bulan yang lain seperti halnya hari jum'at lebih utamanya hari yang mana pada hari dan bulan tersebut di anjurkan untuk menyibukkan diri dalam masalah akhirat.Wallahu A'lam Bissowabi.

Baca Juga: Apakah Di Perbolehkan Mengikuti Adzan Yang Ada Di Aplikasi Android Sebagai pedoman Berbuka puasa?


Posting Komentar untuk "Sibuk Berbisnis Di Bulan Ramadhan - Bahtsul Masail"