Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Peristiwa Besar Yang Akan Terjadi Di Malam Lailatul Qodar Dan Keistimewaannya

Malam istimewa yang selalu diharapkan umat muslim menjumpainya adalah malam Lailatul Qodar, Tahukah kalian jika Allah SWT berfirman dalam Kitab Suci Al quran Bahwa keutamaan Malam lailatul Qodar lebih besar dari pada seribu Bulan. Jika dikonversi 1000 bulan sama dengan 83,3 tahun. Dimalam sacral tersebut selalu terjadi peristiwa yang sanggat menakjubkan dan hebat sekali. Salah satunya adalah turunya para malaikat-malaikat dari langit menuju bumi hingga kondisi bumi penuh sesak dan sempit. Malam lailatul qodar juga dikenal dengan Malam penetapan seluruh taqdir makhluk yang nantinya akan terjadi disepanjang tahun ini hingga tahun depanya.  Berikut kisah lengkapnya:


Peristiwa Besar Malam Lailatul Qodar

Dahulu kala pernah terjadi peristiwa agung dimalam lailatul qodar, yaitu detik-detik nuzulul qur’an/ diturunkannya Kitab suci Alquran dari Lauhil mahfudz menuju langit terendah. Untuk kemudian Malaikat Jibril  menurunkannya kepada Nabi Muhammad SAW secara  bertahap dalam durasi waktu 23 tahun. Para ulama berbeda pendapat tentang tanggal diturunkannya alqur’an namun mayoritas bersepakat pada 17 Ramadhan, adapun malam lailatul qodar juga banyak yang berselisih waktu tepatnya, Namun yang pasti malam itu terjadi pada malam Bulan Ramadhan.

Dahulu, ketika usia Nabi Muhammad menginjak umur 40 tahun, beliau melakukan uzlah/ menyepi di sebuah gua yang bernama Gua Hira, yaitu sebuah gua yang lokasinya berjarak 5 KM dari kota suci Makkah. Saat itu tiba-tiba Rasulullah kedatangan malaikat Jibril yang membawa wahyu. Malaikat Jibril lantas memeluk dan melepas Nabi Muhammad seraya berkata “Iqro’/ Bacalah” Rasulullah lantas berkata “ Aku tidak bisa membaca” . Hal itu dilakuan malaikat Jibril sebanyak 3X, Atas kekuasaan Allah, Yang awal mula Nabi Muhammad Tidak bisa membaca, seketika bisa membacanya. Peristiwa itu merupakan wahyu pertama yang diturunkan pada masa kenabian yaitu Q.S Al-Alaq ayat 1-5, sedangkan pada masa kerasulan adalah QS.  Al- Mudatsir.

Pada malam lailatul qodar para malaikat turun kebumi hingga bumi terasa sesak karena sangking banyaknya para malaikat yang turun . Mereka senantiasa mendoakan seluruh orang-orang beriman dibumi. Malaikat Jibril tidak melewatkan salah seorang yang dilaluinya kecuali dijabatnya. Ada beberapa tanda bila seseorang dijabat oleh malaikat Jibril dimalam lailatul qodar. Diantaranya adalah kulit gemetar , hatinya berasa lunak, kedua mata berlinang. Apabila ada seseorang yang beriman mengalami tanda-tanda tersebut maka dialah yang telah dijabat malaikat Jibril.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, bahwa dimalam lailatul qodar seluruh pintu-pintu langit dibuka. Apabila seorang hamba melaksanakan sholat dimalam itu maka setiap takbir yang diucapkan akan digantikan dengan tanaman sebatang pohon di dalam surga. Seandainya ada seorang pengendara yang berjalan di bawah bayang-bayang pohon itu selama 100 tahun maka tidak akan cukup untuk menempuhnya. Selain itu setiap rokaat  sholat akan diganti dengan bangunan rumah didalam surga yang terbuat dari berlian, yaqut, zabarjad dan Mutiara, sedangkan setiap ayat yang dibaca diganti mahkota surga, setiap duduk diganti derajat surga,  setiap salam diganti perhiasaan surga. Subhanallah.

Rasulullah SAW juga pernah bersabda, dimalam lailatul qodar ada empat bendera yang turun yaitu: Bendera Alhamd (puji), bendera Ar-rahman (belas kasih), bendera Al maghfiroh (pengampunan), dan bendera Alkaromah (kemuliaan). Dimasing2 bendera tertuliskan lafadz “Lailahaillah, Muhammadur Rosulullah” . Rasulullah SAW juga menjelaskan Apabila seseorang membaca lafal “Lailaha Illallah, Muhammadur Rasulullah “ sebanyak 3 kali dimalam lailatul qodar, Maka akan mendapatkan Ampunan Allah, diselamatkan dari panasnya siksa neraka, dan kelak akan dimasukkan kedalam surga.

Bendera  itu ditancapkan dibeberapa tempat diantaranya: untuk bendera  Al hamd ditancapkan diantara langit dan bumi, kemudian bendera  Al Maghfiroh ditancapkan di makam Nabi Muhammad SAW, kemudian bendera Ar-rahmah ditancapkan di atas ka’bah, sedangkan bendera Al-karomah ditancapkan di atas sakhrah di Baitul maqdis. Tidak hanya itu, dimalam lailatul qodar tiap-tiap seorang dari malaikat mendatangi pintu rumah orang-orang beriman sebanyak tujuh puluh kali seraya mengucapkan salam kepara mereka. 

Adapun waktu terjadinya malam lailatul qodar para ulama berselisih pendapat, namun kebanyakan meyakini bahwa malam lailatul qodar akan terjadi pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:  “Carilah Lailatul Qadar itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir (bulan Ramadan)”. (HR. Al-Bukhari dari Aisyah RA). Rasulullah SAW menjelaskan bahwa malam lailatul qodar akan sangat berpeluang ditemukan di malam-malam ganjil 10 terakhir bulan Ramadhan. Namun tanggal pastinya hanya Allah SWT yang tahu dan merahasiakanya, Karena hanya orang-orang tertentu yang hanya bisa menjumpainya atas kehendak Allah SWT.

Ketika fajar telah menyingsing di malam lailatul qodar, maka malaikat Jibril berkata “ Hai para malaikat sekalian, berangkatlah, berangkatlah” Para malaikat bertanya “Wahai Jibril, apakah yang telah Allah lakukan terhadap orang-orang islam pada malam ini, yaitu umat Nabi Muhammad SAW?” malaikat Jibril lantas menjawab “Sesungguhnya Allah SWT memandang kepada mereka dengan rahmat, memaafkan mereka, dan memberi ampunan kepada mereka kecuali empat orang!” Para malaikat lain yang penasaran lantas bertanya “Siapakah empat orang itu..?”

Baca Juga : Kisah Jenazah Utuh dan Wangi Sahabat Abu Thalhah Al Anshari

Malaikat Jibril lantas menjawab “yaitu orang-orang pecandu arak, orang yang durhaka kepada ibu dan bapaknya, orang yang memutus silaturahmi dan pendendam, yaitu orang yang gemar marah, yang mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari”.  Naudzubillah min dzalik.  Nah itulah sedikit kisah ringkas pada saat detik-detik Malam Lailatul Qodar. Sumber Kitab Durrotun Lita’lif Syekh Ustman bin hasan bin Ahmad Asyakir Alkhaubawy. Semoga kita semua dapat menjumpai malam lailatul qodar yang mulia dan selalu istiqomah melaksanakan ibadah dimalam-malam 10 hari terakhir bulan Ramadhan Amin.


Penulis: Muchtadil anwar, A.Md

Sumber: Kitab Durrotun Lita’lif Syekh Ustman bin hasan bin Ahmad Asyakir Alkhaubawy.

 

 

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Peristiwa Besar Yang Akan Terjadi Di Malam Lailatul Qodar Dan Keistimewaannya"