Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Mengapa Nabi Ibrahim As Disebut Secara Khusus Dalam Tasyahhud?

hidayahilahi.com

Hidayahilahi.com- Saat kita melaksanakan sholat, tentunya saat melakukan Tasyahhud, selain mengucapkan dua kalimat syahadat dan sholawat, kita juga bersolawat kepada Nabi Ibrahim as. Lalu, pernahkah Anda berpikir mengapa kita juga harus solawat kepada Nabi Ibrahim? Kenapa bukan Nabi yang lain? Atau mengapa harus ada Nabi Ibrahim?  Ternyata di balik itu semua, ada cerita di dalamnya, dan kisah ini dimulai ketika Allah SWT pertama kali menciptakan Nabi Adam As.

Setelah Allah menciptakan Nabi Adam AS, kalimat pertama yang Nabi Adam lihat adalah kalimat syahadat yang berbunyi, “La illaha illallah, Muhammad-ar-rasulullah”. Kemudian, Nabi Adam bertanya kepada Allah tentang siapa sosok Muhammad? kemudian Allah menjawab pertanyaan Nabi Adam as. Allah menjawab bahwa dia (Muhammad) adalah utusan terakhir atau penutup para rasul dan para nabi, dan dia (Muhammad) adalah yang paling mulia dari semua rasul. Umat Rasulullah SAW juga dimuliakan atas ummat lainnya.

Kemudian Nabi Adam memohon kepada Allah SWT agar ia diberi anugerah oleh Allah, yaitu, dia hanya ingin menjadi umat Muhammad SAW. Namun, Allah menolak permintaan Adam. Begitu pula dengan nabi-nabi lain seperti Nabi Musa As. Sampai Allah sendiri menegur Nabi Musa agar dia senang dengan segala sesuatu yang telah diberikan Allah kepadanya. Banyak para Nabi yang memohon kepada Allah untuk menjadi umat Muhammad SAW, tetapi tidak ada satupun yang dikabulkan oleh Allah.

Begitu pula Nabi Ibrahim, ketika ia meminta untuk menjadi umat Muhammad SAW, Allah menolak permintaannya. Namun, Allah telah berjanji kepada Ibrahim bahwa Nabi Muhammad SAW akan lahir dari garis keturunannya. Selain itu, nama Ibrahim as juga akan selalu disebut oleh Nabi dan umatnya setiap saat. Selain itu, Nabi Ibrahim as adalah imam, ummat, hanif, qanit lillahi azza wa jalla, baginya nasab para nabi dan orang-orang yang beriman kepadanya para pemeluk syariat (Muslim, nashara dan Yahudi).

Ibrahim adalah Nabi yang paling agung setelah Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu Allah Ta'ala memberi tahu kita bahwa Dia menjadikannya Khalil (kekasih). Hal ini telah disampaikan oleh Allah SWT dalam firman-Nya : "Dan Allah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya". (Surat an-Nisaa ": 125)

Baca Juga : Kisah Nabi Idris Pingsan Saat berkunjung Ke Neraka Jahanam Bersama Malaikat Maut

Semua nabi yang datang setelahnya adalah keturunan dari kedua putranya; Ishaq dan Ya'qub, kecuali Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang merupakan keturunan Ismail bin Ibrahim. Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki keistimewaan dengan Ibrahim dibandingkan yang lain. Ibrahim as adalah bapak bangsa Arab, dia adalah bapak Rasulullah alaihi wa salam dalam hal nasab.

Syekh Ibnu 'Utsaimin ditanya tentang keistimewaan Nabi Ibrahim dengan berdakwah tauhid, padahal seluruh nabi menyerukan tauhid, beliau menjawab, semua nabi membawa tauhid. Allah SWT berfirman : "Dan Kami tidak mengutus seorang Rasul sebelum kamu melainkan Kami mewahyukan kepadanya: bahwa tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah olehmu selain akan aku". (QS. Al-Anbiya': 25)

Ibrahim adalah bapak orang Arab dan bapak orang Yahudi. Dia menyerukan tauhid murni. Yahudi dan Nasrani mengklaim menjadi pengikutnya. Akan tetapi kaum Muslimlah pengikut sebenarnya. Nabi Ibrahim alaihisshalatu wassalam diberi keistimewaan karena beliau adalah bapak para nabi, beliau pemilik ajaran lurus, kita diperintahkan untuk mengikutinya. Karena lebih penting bagi kita untuk menjadi pengikut Ibrahim. Sebagaimana Allah SWT berfirman :

"Sesungguhnya orang-orang yang paling dekat dengan Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), dan orang-orang yang beriman (kepada Muhammad)". (QS. Ali Imron: 68)

Oleh karena itu, dalam setiap sholat kita selalu menyebut nama Ibrahim dalam setiap Tasyahhud (tahiyat akhir). Sebagaimana Allah telah janjikan kepada Ibrahim bahwa namanya akan selalu disebut-sebut oleh umat Nabi Muhammad SAW. Wallahu Alam Bishowab...

Posting Komentar untuk "Mengapa Nabi Ibrahim As Disebut Secara Khusus Dalam Tasyahhud?"