Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Inilah Balasan Bagi Orang yg Suka Iri Terhadap Orang Lain

hidayahilahi.com

Hidayahilahi-com Allah SWT telah melarang umatnya untuk saling iri kepada sesamanya dalam hal kemewahan, dan kesenangan duniawi yang hanya sesaat, karena segala sesuatu yang diberikan Allah telah sesuai dengan usaha masing-masing hambanya. Dalam sebuah ayat Allah SWT berfirman: “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang telah dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang pantas mereka usahakan, dan bagi perempuan pun ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa ayat 32)

Dalam firman-Nya, Allah SWT melarang hamba-hambanya untuk berbuat iri dengki, baik laki-laki maupun perempuan, karena masing-masing mendapat bagian dari apa yang mereka usahakan. Manusia hendaknya harus selalu memohon karunia dari Allah, karena sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Dalam sebuah hadits, dari Abu Hurairah ra., Beliau berkata, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Jauhkan dirimu dari kecemburuan, karena iri hati menghancurkan kebaikan, sebagaimana api yang menghabiskan kayu bakar.” (HR. Abu Daud)

Makna hadits tersebut adalah, iri hati adalah perbuatan yang dapat menghilangkan pahala kebaikan kita, itulah mengapa iri hati disebut merusak kebaikan. Dalam Islam kita tidak boleh merasa iri dengan kemewahan dan kesenangan dunia yang dimiliki oleh orang lain. Namun, kita diperbolehkan merasa iri dalam hal ilmu dan amal (sedekah).

Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada rasa iri kecuali karena dua hal, yaitu orang yang diberi harta oleh Allah lalu ia menafkahkan dengan cara yang benar (sedekah), dan orang yang diberi Allah ilmu dan kebijaksanaan kemudian ia mengamalkan dan mengejarkannya.” (HR Bukhari)

Dalam hadits dapat kita ketahui, bahwa sebagai umat islam kita hanya dibolehkan merasa iri dalam hal kebaikan, seperti iri dengan orang yang ilmunya lebih dari kita sehingga kita bisa termotivasi untuk belajar lebih giat. Perlu diingat, bahwa tidak ada batasan usia untuk menuntut ilmu bagi seseorang, meskipun orang tersebut sudah tua dan tidak sedang menempuh pendidikan. 

Dan dalam Islam juga, kita diperbolehkan untuk iri dalam hal bersedekah. , misalnya: ketika seseorang sering memberi sedekah lebih dari kita, itu diperbolehkan karena memberi sedekah adalah perbuatan baik. Kemudian, apabila kita merasa kagum dengan apa yang menjadi milik orang lain, kita harus berdoa memohon berkahan kepada Allah SWT agar terhindar dari rasa iri. 

Baca Juga : Inilah Kunci Kesuksesan Rasulullah dalam Menjalankan Bisnisnya

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam hadits berikut: "Apabila seseorang melihat dirinya, hartanya atau saudaranya, sesuatu yang menarik hatinya (dikagumi) maka hendaklah ia mendoakannya dengan banyak berkah. Memang, pengaruh iri hati itu benar. (HR.Abu Ya'la)

Dan orang yang iri hatinya menurut Islam adalah ketika dia melihat orang lain bahagia dia merasa sedih dan cemas. Dan ketika dia melihat orang lain sulit, maka dia merasa bahagia. Perbuatan iri itu dapat membuat penderitaan orang dari penyakit hati melakukan tindakan tercela terhadap orang yang dia iri, misalnya:. memfitnah orang yang ia iri, menghina orang yang ia benci, dan sebagainya.

Perbuatan iri hati tidak hanya termasuk dalam akhlak tercela, namun juga termasuk dalam ciri-ciri orang munafik menurut islam dan merupakan salah satu ciri akhir zaman. Untuk menjaga hati dalam islam dan menyembuhkan penyakit hati, Allah telah memberikan obatnya. Obat hati adalah dengan cara membaca Al-Qur'an dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar hati dan pikiran selalu merasa tenang. Wallahu A'lam Bishowab....

Posting Komentar untuk " Inilah Balasan Bagi Orang yg Suka Iri Terhadap Orang Lain"