Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

KISAH TAKLUKNYA PENDEKAR QURAISY

 


Hidayahilahi.com - Pada zaman Jahiliah di tanah Arab, dalam kehidupan masyarakatnya ada aturan yang tidak tertulis, namun dijadikan pegangan, yaitu bagi siapa saja yang kuat maka dialah yang dapat memerintah, yang menguasai, dan yang bertindak dengan sewenang-wenang. Sedangkan bagi mereka yang lemah dialah yang menjadi tempat bulan-bulanan bagi si kuat.
 
Kondisi semacam ini memaksa kaum lelaki untuk mengasah ototnya dan memperkuat ketahanan tubuhnya, bila dirinya tidak ingin ditindas dan dijadikan bulan-bulanan oleh orang yang lebih kuat darinya. Maka, tidak heran apabila di kota Mekah seringkali diadakan lomba adu gulat untuk memilih siapa lelaki yang perkasa dan yang paling kuat. Di kalangan itu ada semacam anggapan bahwa kehormatan seseorang terletak pada kekuatan fisiknya yang mampu mengalahkan lawan-lawannya.

Akhirnya, muncullah para pendekar yang tangguh di kota Mekah dan salah satunya yaitu bernama Rukanah bin Abdu Yazid. Rukanah adalah termasuk pendekar ahli gulat dan jarang sekali terkalahkan apabila bertanding dalam pertarungan. Tubuhnya yang kuat dan kekar sehingga seringkali membuat ciut hati lawan yang akan menghadapinya.

Pada suatu hari, Rasulullah saw bertemu dengan Rukanah di suatu jalan. Kemudian beliau mengajak Rukanah agar masuk Islam, seraya berkata, “Wahai Rukanah, sebaiknya kamu bertakwa kepada Allah dengan memeluk agama yang aku bawa ini.” Mendengar ajakan Rasululah saw, ia lalu menjawab dengan sombong, “Jika agama yang kau bawa itu benar, pasti sejak dulu aku sudah memeluknya.” Mendengar ejekan yang dikatakan Rukanah, Rasulullah saw berkata dengan nada menantang.

“Bagaimana jika aku mampu merobohkanmu dalam beradu kekuatan, apakah kamu dapat menerima dan menyadari bahwa agama yang aku bawa ini benar ?” Hal ini dikatakan oleh Rasulullah saw demi menjaga kehormatan Islam dan pengikutnya agar tidak menjadi hinaan cacian orang lain. Rukanah menjawab dengan sombongnya, “Baiklah jika itu yang kamu mau.” “Bersiap-siaplah sekarang,” Kata Rasulullah saw. Rukanah berdiri dengan mengambil kuda-kuda untuk menyerang Rasulullah saw. Akan tetapi, hanya sekali tamparan dari Rasulullah saw, ia sudah jatuh terjungkal tidak berdaya.

Rukanah sepertinya tidak mempercayai kehebatan tamparan Rasulullah saw. Selanjutnya, ia kembali menantang lagi, “Mari kita ulangi lagi. Wahai Muhamad.” “Kalau begitu, berdirilah,” kata Rasulullah saw. Setelah berdiri kembali dengan kuda-kudanya maka hanya dengan sekali dorong saja dari Rasulullah, Rukanah jatuh tersungkur kembal ke tanah, melihat kemampuan Rasulullah saw yang sangat hebat, Rukanah berkata, “Aku benar-benar heran atas kemampuanmu dalam mengalahkanku. Padahal, sampai saat ini belum ada pendekar Mekah yang mampu mengalahkanku.”

Rasulullah lalu berkata, “Ada lagi sesuatu hal yang sangat mengagumkan, jika kamu ingin melihatnya, maka aku akan membuktikan. Tetapi dengan syarat kamu harus bertakwa kepada Allah swt dan memeluk agamaku.” Rukanah menjawab, “Silahkan jika engkau masih memiliki kelebihan yang akan kau perlihatkan kepadaku.” Selanjutnya, Rasulullah memanggil sebuah pohon yang jauh dari tempat Rasulullah berdiri dan berseru, “Wahai pohon, kemarilah.” Pohon yang dipanggiil itu langsung datang menghadap Rasulullah saw. 

Setelah itu, beliau berkata lagi, “Wahai pohon, sekarang kembalilah ke tempatmu semula.” Secara spontan pohon tersebut kembali ke tempat semula. Rukanah sangat tercengang melihat peristiwa yang sangat langka itu. Dalam hatinya ia berkata, “Ini suatu peristiwa yang sangat menakjubkan yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh sembarang orang, kecuali oleh orang yang memiliki banyak kelebihan dan menjadi kekasih Allah.” 

Namun sebab perasaan gengsi dan status social yang disandangnya maka Rukanah tidak mau menerima kebenaran mukjizat Rasulullah saw, justru Rukanah pergi mendatangi masyarakat Quraiys dan ia berkata, “Temanmu Muhammad adalah seorang ahli sihir yang hebat dan dapat diandalkan. Aku belum pernah menjumpai seseorang sehebat dia.” 

Namun, Allah masih memberikan hidayah kepada Rukanah sampai suatu hari ia pun akhirnya masuk Islam dan berjuang teguh dalam menegakkan syiar Islam dan ia meninggal pada masa Muawiyah bin Abi Sufyan.



Sumber : Mukjizat Rasululah SAW


Posting Komentar untuk "KISAH TAKLUKNYA PENDEKAR QURAISY"