Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Tubuh Rasulullah SAW Yang Mengeluarkan Percikan Api dan Petir

 


Hidayahilahi.com - Setiap Nabi dan Rasul pasti memiliki Mukjizat yang berbeda-beda dan disesuaikan dari kondisi masyarakatnya dan kebutuhannya. Dan di antara para Nabi dan Rasul yang paling banyak memiliki Mukjizat adalah Rasullullah SAW. Banyak para sahabat yang menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri tentang kehebatan Mukjizat Rasullullah SAW, baik ketika damai ataupun di saat dalam medan pertempuran. Salah satu Mukjizat beliau yang luar biasa adalah tubuh Rasulullah SAW mampu memancarkan nyala api dan petir sebagai tameng dari serangan lawan yang hendak membunuh beliau.

Dikisahkan, pada saat Rasullullah SAW berangkat menuju medan perang Hunain, di antara yang ikut serta dalam pasukan kafir ada seorang laki-laki yang bernama Syaibah. Usman bin Thalhah adalah sahabat dari Syaibah. Ayah dan Paman Usman kala itu terbunuh dalam perang Uhud. Oleh karena itu, keikutsertaan Syaibah dalam perang Hunain adalah untuk membalas dendam atas kematian Ayah dan Paman Usman dari perang Uhud. Sasaran pertamanya adalah membunuh Rasulullah SAW. Syaibah kemudian mengisahkan apa yang ia alami sendiri dalam perang Hunain tersebut. 

Ia menceritakan, "Ketika aku mengetahui Rasulullah SAW ikut serta dalam pasukan Islam dalam perang Hunain ini, aku pun ikut bergabung dengan pasukan dari kafir Quraisy menuju suku Hawazin, dengan harapan bila perang sudah berkecamuk, aku akan mencari kesempatan untuk menunggu saat yang tepat untuk membunuh Rasulullah SAW. Dengan demikian, akulah orang yang dapat menyelesaikan balas dendam kafir Quraisy terhadap Rasulullah SAW. Rencana ini aku pikirkan matang-matang jangan sampai gagal. Pedang yang aku bawa pun sudah aku asah tajam-tajam hingga nanti mampu sekali tebas kepala Rasulullah SAW langsung pisah dengan tubuhnya.”

Pada hari itu, demikianlah Syaibah melanjutkan kisahnya. Ketika perang sedang berkecamuk dengan hebatnya, aku terus mengintai gerak-gerik Rasullullah karena dialah sasaran utamaku. Akhirnya, tibalah saat yang aku tunggu-tunggu. Ini merupakan peluang emas bagiku, di saat orang-orang Islam porak-poranda dan bercerai-berai oleh serangan gencar pasukan panah kaum Kafir yang bertubi-tubi sehingga keselamatan Rasulullah SAW tidak di lindungi oleh pasukannya. 
Maka dari itu, aku langsung menghunus pedangku sambil mendekati Rasulullah SAW. Setelah dekat dengan beliau, serangan pun aku lancarkan kepadanya. 

Tiba-tiba ada nyala api keluar dari tubuh Rasulullah seperti petir yang menyambar-nyambar dan nyaris menyambar kulit wajahaku. Melihat hal itu aku langsung menutup wajahku dengan kedua tanganku karena rasa takut yang telah mencengkam jiwaku. Setelah itu, aku menghindarkan diri menjauhi Rasulullah SAW sejauh mungkin. Tidak begitu lama, aku mendengar suara Rasulullah SAW memanggil diriku, "wahai Syaibah datanglah kemari." Akkupun mendatangi kepada Rasulullah SAW dengan perasaan takut. Setelah aku mendekat, beliau lalu meletakkan tangannya di dadaku, rupanya beliau mengerti kalau dadaku diliputi oleh perasaan takut dan gemetaran. Beliau mengusap-usap dadaku, seraya berdoa, “Ya Allah, lindungilah dia dari bisikan setan.”

Kemudian, Rasulullah SAW berkata kepada ku, “Mari ikut berjuang bersama kami.” Aku langsung berdiri tegak di hadapan beliau dengan pedang di tangan, aku melancarkan serangan balik menghantam teman-temanku yang memusuhi Rasulullah SAW dan sahabat-sahabatnya. Hanya Allah lah yang mengetahui kalau diriku ini lebih suka melindungi dan menjaga keselamatan Rasulullah SAW dengan menggunakan tanagaku sendiri. Jika bapakku masih hidup dan memusuhi Rasulullah SAW dan sahabatnya, maka tidak segan-segan lagi aku akan menyerangnya dengan pedangku yang tajam ini. Bila di analisis dari peristiwa di atas, rasanya tidak mungkin terjadi manusia mampu mengeluarkan percikan api yang menyambar-menyambar bagaikan petir dari dalam tubuhnya. Akan tetapi, inilah kenyataan yang terjadi pada Rasulullah SAW dan inilah yang disebut dengan Mukjizat.


Sumber : Buku Mukjizat Rasulullah SAW

Posting Komentar untuk "Kisah Tubuh Rasulullah SAW Yang Mengeluarkan Percikan Api dan Petir "