Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Orang Tidak Pernah Sholat Dijamin Rasulullah Masuk Surga, Namun Yang Rajin Sholat Masuk Neraka


Kisah ini memang terdengar sangat mengganjal di telinga kita, dimana ternyata ada orang-orang yang sama sekali tidak pernah melaksanakan sholat lima waktu tapi Allah masukan mereka kedalam surga. Namun ada juga kisah-orang-orang yang rajin sholat, rajin shodaqoh, rajin puasa, rajin beribadah,

Tetapi Allah malah memasukkan meraka kedalam Neraka. Kisah ini menjadi bukti kalau amal ibadah seseorang tidak menjamin dirinya bisa masuk kedalam surga, hanya Allah SWT lah yang mampu memutuskan nasib para hamba-hambanya dengan Rahmatnya di akhirat kelak. Hanya Allah yang mampu mengetahui perilaku dan hati para hamba-hambanya.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Amal seseorang tidak akan memasukkan seseorang ke dalam surga.” “Engkau juga tidak wahai Rasulullah?”, tanya beberapa sahabat. Beliau menjawab, “Aku pun tidak. Itu semua hanyalah karena karunia dan rahmat Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari sini kita bisa tahu, kalau amalan seseorang bukanlah sebab ia bisa masuk surga,  namun amalan bisa menjadi sebab tingginya derajat seseorang di surga. Seseorang bisa masuk surga adalah karena sebab rahmat Allah SWT. Berikut kisah orang Yang tidak pernah sholat tapi masuk surga, Tetapi orang-orang yang rajin sholat malah diazab masuk neraka.


KISAH AMRU BIN TSABIT PRIA YANG TAK PERNAH SHOLAT TAPI DIJAMIN RASULULLAH MASUK SURGA

Dimasa Rasulullah SAW ada seseorang yang bernama Amru bin Tsabit bin Waqsyi. Ia juga dikenal dengan nama Ushairim dari bani Abdul Asyhal. Awalnya ia dulunya menolak untuk memeluk agama islam karena kaumnya. Suatu hari islam telah menyebar luas di kota yastrib atau Madinah dibawah pimpinan Mush’ab bin umair dan As’ad bin Zuroroh.

Banyak kaum Bani Abdul Asyhal baik pria maupun wanita yang masuk islam termasuk didalamnya Kabilah Aus yang waktu itu dibawah pimpinan Sa’ad bin Mu’adz.  Semua telah memeluk Agama islam kecuali hanya seorang yang belum mau, yaitu Amru bin tsabit.

Pada tahun Tiga hijriyah atau bertepatan dengan tahun 625 Masehi, suatu hari Amru mencari keberadaan Sa’ad bin Mu’adz namun tidak ketemu, dan didapati info kalau Sa’ad dan kaumnya umat islam tengah ikut berjuang Bersama  Rasulullah di Uhud.

Mendapati informasi demikian itu, jiwa Amru bin tsabit mulai tumbuh benih cinta terhadap islam, Allah SWT lalu memberikan benih-benih hidayah dalam hatinya. Diwaktu itu juga, ia mendeklarasikan dirinya memeluk agma islam. Kemudian ia mengambil tombak, pedang dan peralatan perangnya.

Kemudian pergilah Amru bin Tsabit menyusul Rasulullah dan Umat islam di uhud untuk bergabung ikut perang dengan menunggangi kuda. Sesampainya di uhud, orang-orang islam disana bertanya kepada Amru “Kamu Datang kemari untuk apa wahai Amru?”

Amru lantas menjawab “Sungguh sebenarnya Aku sudah beriman”. Disaat itulah kemudian Amru bin Tsabit ikut dalam pertempuran perang badar Bersama Rasulullah dan Pasukan Muslim. Namun dalam perang itu Amru mengalami luka-luka  yang cukup serius.

Setelah peperangan usai, beberapa kaum muslmini dari bani Abdul Asyhal mencari para korban perang yang telah gugur syahid. Dan Tiba-tiba mereka menjumpai sosok Amru bin tsabit yang menjadi korban perang tak berdaya. Mereka lalu bertanya kepada Amru “ Amru, untuk apa kamu datang kemari..? Apakah dirimu ingin berperang demi kaummu atau mau memeluk masuk Agama islam?”

Dalam kondisi sekarat, Amru menjawab “ Karena Rasa cintaku kepada Agama islam, Diriku sudah beriman kepada Allah dan Rasulnya, dan diriku sudah masuk agama islam. Kemudian aku ambil pedangku, lalu aku maju Bersama Rasululullah, dan diriku berperang sampai aku terkena serangan”.

Amru lalu melanjutkan perkatanyaa “ Jika diriku mati, maka hartaku, ku berikan kepada nabi Muhammad yang bisa dipakainya sesuai dengan yang diinginkanya”.  Tidak begitu lama kemudian, Amru bin Tsabit akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya dan wafat meninggal dunia.

Setelah itu Nabi Muhammad SAW mendengar adanya kisah Amru bin Tsabit dan berkata “Sesungguhnya dia adalah termasuk penghuni surga”.  Lalu ada seseorang yang mengatakan bahwa Amru bin Tsabit  belum pernah melaksanakan sholat sama sekali. Dari sinilah kemudian Nabi Muhammad bersada “ Amalan sedikit dan pahala banyak”. Subhanallah.


KISAH AHLI IBADAH RAJIN SHOLAT MASUK NERAKA

Selain kisah diatas, Ada kisah aneh tapi nyata, Yaitu adanya seorang Yang rajin sholat dan beramal baik tapi Malah Allah masukkan ia kedalam Api Neraka. Dahulu kala ada seorang wanita muslim yang sangat rajin beribadah, diantara ibadah yang ia lakukan adalah gemar melakukan sholat malam, dan diwaktu siangnya gemar melakukan ibadah puasa.

Tidak cukup itu saja, wanita itu juga suka berbuat kebaikan dengan bersedekah. Namun dibalik amal baiknya itu, ia memiliki sebuah perbuatan buruk, yaitu ia suka berbuat buruk dan menyakiti tetangganya sendiri.Kisah Wanita Ahli ibadah itu lantas disampaikan para sahabat kepada Rasulullah SAW, Sang Rasul lantas bersabda “Tidak ada kebaikan padanya , dia adalah termasuk penghuni neraka”.

Kemudian Para sahabat menyampaikan kisah wanita lainya, dimana ada seorang wanita yang Cuma mengerjakan sholat 5 waktu saja, bersedekah sedikit potongan keju, tetapi ia memiliki akhlak yang mulia yaitu tidak pernah menyakiti  salah seorang pun. Dari kisah ini lantas Rasulullah bersabda “ Dia Adalah seorang penghuni surga”.

Model wanita pertama yang suka menyakiti tetangganya adalah golongan Ahli ibadah yang kelak akan Allah masukkan ia kedalam neraka yang sangat panas dan mengerikan. Begitu pentingnya bagi seorang muslim agar selalu menjaga sikapnya, jangan sampai perbuatan buruk yang kadang dianggap sepele bisa saja menjebloskan seseorang kedalam Neraka.

Adapaun model wanita kedua tentu akan sangat beruntung sekali, meskipun hanya beribadah secara paspasan, beramal ala kadarnya, tetapi karena akhlak mulianya bisa menjadikan sebab ia menjadi penghuni surga yang penuh dengan kenikmatan.

Dari kisah diatas bukan berarti kita tidak usah beribadah/ beramal banyak, tetapi hanya untuk evaluasi dirikita sendiri agar selalu beramal kebaikan dan menghindari setiap amal keburukan. Hanya Allah SWT yang bisa memasukkan para hamba-hambanya kedalam surga dengan Rahmat-Nya.

Jadi Amal ibadah seseorang tidak bisa menjadi jaminan ia masuk kedalam surga, tetapi amal ibadah bisa menjadikan sebab kita memperoleh derajat tinggi di surga. Karena jelas Amal ibadah seseorang tidak akan bisa ditukar dengan kenikmatan Surga, Amal ibadah seseorang selama 80 tahun misalnya, tentu tidak sebanding dan tidak bisa ditebus dengan Nikmat Surga yang Abadi selamanya. Semoga kisah ini bermanfaat, wallahu A’lamu bishowab.

Baca Juga: Kisah Rasulullah Tentang Bayi Dapat Berbicara Dan Berdoa Di Masa Bani Israil


Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah Orang Tidak Pernah Sholat Dijamin Rasulullah Masuk Surga, Namun Yang Rajin Sholat Masuk Neraka"