Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Pernah Mimpi Bertemu Rasulullah ? Berikut Ini Tafsir Mimpi Bertemu Rasulullah SAW


Hidayahilahi.com - Barang siapa dikaruniai oleh Allah swt. yaitu mengalami mimpi bertemu Nabi saw. maka ia telah dianugerahi kebaikan yang melimpah. Allah swt. telah memberikan nikmat dan rahmat, serta membukakan pintu kebahagiaan dan kemuliaan yang paling besar.

Sebagaimana Allah Yang Maha Kuasa menciptakan dengan sebab tanpa sebab, atau berlawanan dengan sebab. Namun, semua itu tiada lain karena hikmah yang Allah ketahui, tetapi lebih banyak yang tidak kita ketahui.

Berikut ini pengalaman orang-orang yang bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad saw. yang mengandung banyak hikmah dan rahasia. Beberapa di antaranya yaitu:

1. Sebagai kabar gembira berkaitan dengan urusan duniawi, baik berlaku khusus bagi orang yang mengalami mimpi atau orang lain, seperti mimpi yang dialami oleh Ummul Fadhal ra. (No. 4), mimpi Musa al-Khazim ra. (No.23), dan mimpi Saifuddin Qatar ra.(No.74)

2. Sebagai berita gembira berkenaan dengan urusan ukhrawi, seperti kabar akan masuk surga atau selamat dari neraka, semisal mimpi yang dialami oleh Imam Suyuthi ra. (No.44), mimpi al-Mahusi (No.83), dan mimpi Abu Ja'far ash-Shaidalani (No.95).

3. Untuk meneguhkan keimanan dan ketaatan, sebagaimana mimpi yang dialami oleh Umar bin Abdul Aziz ra. (No.19), ibnu Nabatah ra. (No.46 dan mimpi al-haitsam ar-Razi ra. (No.56)

4. Menyampaikan hidayah dan Islam bagi orang yang berada dalam kesesatan dan kekufuran, seperti mimpi Khalid bin Sa'id ra. (No.3), mimpi tetangga Imam Ahmad (No.33), dan mimpi budak perempuan Turki (No.88).

5. Perintah untuk melakukan kebajikan bagi orang yang bermimpi atau kemaslahatan umat, seperti yang terjadi dalam mimpi Bilal al-Muzni (No.8), SultanNurrudin Mahmud (No.73).

6. Sebagai larangan terhadap sesuatu yang pernah dilakukan atau dialami oleh orang yang mengalami mimpi, seperti mimpi Abul Wafa' al-Harawi ra. (No.86).

7. Menjelaskan hukum suatu permasalahan yang berpotensi menimbulkan kebingungan, atau menunjukkan hukum yang belum diketahui, seperti mimpi yang dialami oleh Husen al-Asyju'ira ra. (No.11), mimpi Umar bin Abdul Aziz ra. (No.18) dan mimpi Sulaiman bin Nu'aim ra. (No.61).

8. Mengabarkan suatu peristiwa, baik yang benar-benar telah terjadi atau akan terjadi di masa mendatang, seperti mimpi yang dialami Ibnu Abbas (No.15), Abdul Wahid ath-Thawawisi (No.34), Khalifah al-Mustanjid (No.71), dan Muradik al-bashri ra. (No.87).

9. Menghapus kesedihan dua orang yang berduka, menghilangkan kesedihan orang-orang yang bersedih dan meringankan beban akibat kezaliman yang menimpa mereka, seperti mimpi yang dialami oleh Hasan bin Ali (No.14), yahya al-Jalla' (No.31), dan Abul Khair at-Tinati ra.(No.94).

10. Sebagai penyembuhan penyakit dan menghilangkan rasa sakit, seperti mimpi yang dialami oleh Ya'qub bin Sufyan (No.92), al-Akbari ra. (no.96), dan Abu Thayyib al-Faqir ra. (No.98)

11. Menjelaskan derajat dan memberitahu kedudukan, seperti mimpi yang dialami oleh Maula al-Laitsiyyin (No. 27), Ahmad bin al-Hajjaj ra. (No.32), dan Abu Bakar Ibnu Mujahid ra. (No.39).

12. Menenangkan kerinduan dan meringankan kepedihan hati, sebagaimana yang terjadi dalam mimpi Ali bin Abi Thalib (No.7), Abdul Aziz Abil Fadhal ra. (No.99), dan si budak yang miskin (No.100).

Beberapa tafsir telah disebutkan bahwasanya orang yang sedang mengalami duka lalu bertemu dengan Nabi saw. maka Allah pasti akan mendatangkan jalan keluar. Barangsiapa ada seseorang yang sedang mengalami hukuman, lalu bermimpi bertemu dengan Nabi saw. maka ia sebentar lagi akan dilepaskan dari hukuman. 

Apabila seorang perempuan mengalami mimpi Rasulullah maka perempuan itu akan mencapai derajat yang tinggi, meraih popularitas, memiliki sifat 'iffah (menjaga diri) serta mendapatkan keturunan yang sholeh.

Jika seseorang bermimpi menjadi putra Rasulullah, padahal ia bukanlah keturunan beliau, maka mimpi tersebut menunjukkan kemurnian iman orang tersebut. Barang siapa yang bermimpi berjabat tangan dengan Rasulullah, maka ia mengikuti sunnah beliau.



Adapun orang yang bermimpi seakan berkunjung kepada seorang Nabi saw., baik masih hidup maupun sudah meningal, mimpi itu mengandung tiga takwil:

1. Jika ia adalah orang yang bertaqwa, maka ketaqwaannya semakin bertambah. Sebaliknya, bila ia durhaka, Allah swt. akan menerima tobatnya.

2. Ia akan berziarah ke tempat makam Rasulullah atau mendapatkan kebaikan dan berkah.

3. Menjadi petunjuk bahwa orang tersebut merupakan penduduk surga dan tergolong alam kelompok orang-orang yang selamat.

Dari pernyataan tafsir di atas semoga rasa cinta kita kepada Baginda Nabi Muhammad saw. semakin kuat dan Allah memberi anugerah kepada kita semua, untuk bertemu dengan Rasulullah saw. baik melalui mimpi maupun dipertemukan kelak di surga. Aamiin


Ditulis oleh: Abdul Aziz Ahmad Abdul Aziz (Ulama Ahlussunnah Wal Jamaah asal Mesir)

Posting Komentar untuk "Pernah Mimpi Bertemu Rasulullah ? Berikut Ini Tafsir Mimpi Bertemu Rasulullah SAW"