Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kisah 'Alqomah Si Anak Durhaka Yang Hendak Dibakar Rasulullah

Dahulu, dizaman Rasulullah SAW ada seorang sahabat bernama ‘Alqomah yang ahli ibadah gemar sholat, puasa dan sodaqoh. Namun malang, diakhir hayatnya ia sakit keras dan susah mengucapkan kalimat syahadat.

Sang istri lalu mengutus seseorang untuk memberitahukan kabar itu kepada Rasul. Rasulullah lantas mengutus ‘Ammar, bilal, dan Shuhaib untuk menjenguk ‘alqomah  dan menuntunya kalimat tauhid. Namun ‘Alqomah yang sedang sekarat tak bisa mengucapkan kalimat tauhid.

Mereka lalu memberitahukan kondisi itu kepada Rasul. Rasulullah lantas bertanya “Apakah diantara kedua orang tuanya  ada yang masih hidup..?” mereka menjawab “Ada ya Rasulullah yaitu ibundanya. Beliau sudah sangat tua”

Rasulullah lalu memerintahkan mereka untuk menemui ibunda ‘alqomah dan menitip pesan. Yaitu jika sang ibunda masih kuat maka menghadaplah kepada Rasul, namun jika tidak Rasul yang akan datang berkunjung kerumah sang ibunda ‘Alqomah.

Pesan Rasulullah lantas disanggupi ibunda ‘Alqomah, ia lantas bersedia menemui Rasulullah. Setelah menghadap, Rasul lantas bertanya “Wahai ibu ‘Alqamah, jujurlah kepada saya. Jika berdusta, maka wahyu Allah akan turun kepadaku. Bagaimanakah kondisi putramu?” sang ibunda menjawab, “Ya Rasul, Putraku itu rajin melaksanakan shalat, rajin berpuasa, dan banyak bersodakoh.”

Rasul bertanya “Lantas bagaimana keadaanmu kepadanya?”. “Aku tak suka kepadanya. Sebab dia lebih mementingkan istrinya, dan durhaka kepadaku.” “Berarti, murka sang ibu yang membuat ‘Alqamah terhalang mengucap kalimat syahadat,” Ungkap Rasul.

Rasul lantas memerintahkan sahabat bilal mengumpulkan kayu bakar untuk membakar ‘Alqomah. Mendengar hal itu, Sang ibunda terkejut dan tak tega bila anaknya hendak dibakar. Rasul lalu menjelaskan kepada ibunda ‘Alqomah bahwa amal ibadah anaknya tidak ada manfaatnya jikalau sang ibu masih marah  kepada anaknya.

Karena merasa tak tega, ibunda alqomah lalu berkata “ Ya Rasulullah, Dihadapan Allah, Para malaikat dan semua kaum muslimin yang hadir, Saya bersaksi bahwasanya diriku ridho kepada anakku ‘Alqomah”

Setelah itu, Rasul memerintahkan Sahabat bilal untuk melihat kondisi alqomah, apakah ia sudah bisa mengucap kalimat tauhid atau belum. Sahabat bilal lalu bergegas menjenguk ‘Alqomah. Dan ternyata, dari luar rumah Sahabat bilal mendengar ‘Alqomah sudah berhasil mengucapkan kalimat Laailaha illallah.

Sahabat bilal lalu memberitahukan kepada para hadirin yang hadir, jikalau murka sang ibu yang telah menyebabkan ‘Alqomah tidak bisa mengucap syahadat, Namun setelah ridho Alqomah bisa mengucapkanya.

Dihari itu juga akhirnya ‘Alqomah meninggal dunia. Kabar wafatnya sahabat ‘Alqomah lantas tersiar dimana-mana. Mendengar kabar itu, Rasulullah lalu pergi berta’ziah kekediaman ‘Alqomah. Rasul juga memerintahkan agar jenazah sahabat Alqomah segera di mandikan dan dikafani. Rasulullah SAW dan para sahabat lainya kemudian mensholati jenazah Almarhum Sahabat ‘Alqomah.

Disaat proses pemakaman jenazah sahabat ‘alqomah, Rasulullah berdiri dipinggiran lubang makam lalu berpidato “Wahai kaum Muhajirin dan Anshar, siapa saja yang mementingkan istrinya daripada ibunya, maka laknat Allah, para malaikat, dan seluruh manusia adalah untuknya.

Allah tidak akan menerima kebaikan dan keadilannya kecuali ia bertobat kepada Allah, memperbaiki sikapnya kepada ibu, dan berusaha mengejar ridlanya. Sesungguhnya ridla Allah berada pada ridla ibu. Murka Allah juga berada pada murka ibu.”  Masya Allah.

Dari situlah, Rasulullah berpesan kepada kita semua agar tidak lebih mementingkan istri dari pada orang tua kita karena hal itu bisa menimbulkan laknat. Amal kebaikan dan ibadah juga tidak akan diterima Allah jika masih durhaka kepada orang tua.

Hal ini sebab ridho  Allah ada pada ridho orang tua, sementara murka allah ada pada murka orang tua.  Semoga kisah- kisah diatas bisa menggugah hati kita semua agar selalu hormat dan berbakti kepada kedua orang tua kita, Amin. Wallahu  A’lamu Bishowab.

Sumber: Kitab Al-Kabair (Ta’lif: Syamsuddin Abu Abdillah Adz-Dzahabi)

Baca Juga: Kisah Anak Durhaka Yang Tega Penggal Kepala Sang Ayah di Lampung

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah 'Alqomah Si Anak Durhaka Yang Hendak Dibakar Rasulullah"