Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Kisah Perjalanan Penyanyi Terkenal, Cat Stevens Memutuskan Masuk Islam


Hidayahilahi.com - Hidayah Allah swt. datang kepada hamba-Nya, hidayah itu dapat melalui beberapa macam kejadian dan jalan sesuai apa yang dikehendaki-Nya. Dengan digerakkan hati manusia melalui keterkaitan mempelajari, menganalisa, membandingkan hingga akhirnya mendapatkan kebenaran terhadap Islam.

Hal ini terjadi sesuai kehendak Allah swt., biasanya orang-orang yang mendapatkan hidayah Islam adalah orang-orang yang baik, sehingga Allah membalasnya dengan hidayah keyakinan yaitu masuk agama Islam. Sesuatu yang tak kalah menarik ketika membaca pengalaman para mualaf yaitu peristiwa paling fenomenal di Amerika Serikat.

Negara yang didominasi beragama Nasrani bahkan Yahudi, setelah diteliti bahwa setiap harinya terdapat 50-100 orang yang masuk Islam. bahkan Universitas North Carolina (UNC) berencana membuka kelas khusus yang mempelajari tentang ajaran Islam. Berikut ini, kisah mualaf dunia yang paling berpengaruh dan fenomenal serta mengagumkan yang berhasil penulis temukan dan kami rangkum.

Adapun jalan hidup dan ketegasan mereka bersikap patut dijadikan teladan oleh manusia manapun di dunia ini. Kisah salah satu penyanyi terkenal pun ikut mengguncangkan di negara tersebut, Amerika. Sosok Cat Stevens, yaitu seorang penyanyi kondang dan banyak penggemarnya.

Cat Stevens penyanyi yang terkenal dengan lagunya berjudul Father and Son dan Wild Word. Sosok pelantun lagu Morning Has Broken tersebut memutuskan berpindah aqidah ke agama Islam. Keislamannya berawal dari suatu kejadian, ketika Stevens terkena penyakit parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Penyakit tersebut disebabkan tekanan batin karena frustasi dalam puncak ketenarannya sebagai orang yang terkenal. Kebanyakan artis-artis bule yang mengalami depresi biasanya mereka lebih memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Lain dengan Stevens, ketika menghadapi depresi, ia justru mencari pelarian tenggelam dalam dunia spritual.

Namun, dunia spritual yang ia jalani justru membuatnya semakin stres berat. Berbagai bacaan religius dibacanya, tetapi tidak ia temukan ketenangan yang diharapkan. Kemudian ia terserang penyakit paru-paru dan TBC.

Ketika Stevens terbaring di rumah sakit, kakaknya datang menjenguk sambil membawakannya buku religius yang dibeli sang kakak ketika berwisata ke Yerussalem. Stevens kemudian tertarik dengan buku tersebut karena tulisan di dalamnya bertuliskan huruf Arab.

Buku tersebut dibeli sang kakak dari pedagang kaki lima. Tak disangka ternyata buku tersebut adalah Al-Quran. Meskipun Stevens belum memahami isinya, namun berkat usaha untuk selalu memahami terjemahan bahasa Inggrisnya, akhirnya ia mengerti juga bahwa buku tersebut merupakan wahyu Tuhan umat Islam.

Cat Stevens mengaku menyukai kitab tersebut, setiap hari di atas pembaringannya ia selalu memahami isinya. Sampai terkadang ia menangis ketika membaca makna dalam isi kitab Al-Qur'an. Ketika dokter memperbolehkan Stevens pulang dan menyatakan bahwa penyakitnya sembuh, namun bukan berarti ia berhenti tidak mempelajari Al-Qur'an. Stevens tetap mempelajari isi kitab Al-Qur'an di rumahnya.

Setelah beberapa bulan kemudian Stevens mendatangi seorang ulama di daerah tempat tinggalnya untuk mendalami Islam. Akhirnya di hadapan sang ulama pula Stevens mengucapkan kalimat syahadat dan mengganti namanya menjadi Yusuf Islam. Subhanallah...

Dari cerita nyata di atas, kita bisa mengambil pelajaran dari sosok Cat Stevens. Banyak kisah mengharukan mengenai perjalanan seorang Nasrani, Yahudi, bahkan Ateis hingga dapat masuk ke pelabuhan Islam. Sehingga masyarakat dapat mengubah paradigma pemikiran non Muslim mengenai Islam. Bahkan kemudian membuat masyarakat dunia mengangkat jempol atas keberaniannya dan keterbukaan logikanya menerima dan masuk ke Islam secara penuh.


Sumber : Menemukan Islam (Kisah-kisah Inspiratif Mualaf Dunia)

Posting Komentar untuk "Kisah Perjalanan Penyanyi Terkenal, Cat Stevens Memutuskan Masuk Islam"