Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Dalil Amalan dan Keutamaan Bulan Nishfu Sya’ban Yang Penting diketahui

 


Dalil dan Keutamaan Bulan Nishfu Sya’ban yang mulia. Diriwayatkan dari Abu Hurairoh RA, bahwa dahulu Rasulullah bersabda yaitu pernah Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah pada malam nisyfu sya’ban/ malam pertengahan bulan sya’ban.

Jibril lalu berkata kepada Nabi: “ Ya Muhammad, malam ini dibukakan pintu-pintu langit  dan pintu-pintu Rahmat. Maka bangkitlah engkau, sholatlah, dan angkatlah kepalamu dan kedua tanganmu ke langit” Nabi lantas bertanya kepada Jibril “ Wahai Jibril, ini malam apa..?”

Malaikat Jibril lantas menjawab: “Dimalam  ini dibukakan 300 pintu rahmat, kemudian Allah SWT akan mengampuni seluruh orang-orang yang tak menyekutukan sesuatu dengan Allah, selain tukang sihir, atau juru ramal, atau pendendam, atau peminum Khamar,

atau orang yang terus-terusan berzina, atau pemakan Riba, atau orang yang durhaka kepada ayah ibu, atau pengadu domba, atau pemutus silaturrahim. Sungguh mereka tak mempperoleh ampunan, kecuali mereka mau bertaubat dan meninggalkan (kelakuanya)”.

Setelah itu, maka Nabi Muhamamd lantas keluar untuk mengerjakan sholat, Dalam sujud-Nya Nabi menangis seraya berdoa:

اللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِقَابِكَ وَسَخَطِكَ وَلَا اُحْصِى عَلَيْكَ اَنْتَ كَمَا اَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ فَلَكَ الحَمْدُ حَتَّى تَرْضَى (زبدة الواعظين)

Yang Artinya: “Ya Allah, Sungguh ku berlindung kepada-Mu dari sksa-Mu dan kemurkaan-Mu, dan aku tak bisa menghitung pujian kepada-Mu, sebagaimana Engkau memuji kepada Dzaat Engkau, maka bagi-Mulah segala puji sehingga Engkau Ridho”. (Zubdatul Wa’idzin).

 

Diriwayatkan, dahulu Nabi Muhammad SAW pernah bersabda: “

مَنْ صَامَ ثَلَاثَ اَيَّامٍ مِنْ اَوَّلِ شَعْبَانَ وَثَلَاثَةً مِنْ اَوْسَطِهِ وَثَلَاثَةً مِنْ اَخِرِهِ كَتَبَ اللهُ لَهُ ثَوَابَ سَبْعِيْنَ نَبِيًّا وَكَانَ كَمَنْ عَبَدَ اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى سَبْعِيْنَ عَامًا وَاِنْ مَاتَ فِى تِلْكَ السَّنَةِ مَاتَ شَهِيْدًا.

Yang Artinya: “Barang siapa yang berpuasa tiga hari pada permulaan bulan sya’ban, dan tiga hari pada pertengahanya dan tiga hari di akhirnya, maka Allah akan menuliskan baginya pahala dari tujuh puluh orang nabi, dan adalah seperti orang yang beribadah kepada Allah SWT selama tujuh puluh tahun. Dan Jika ia mati pada tahun itu, makai ia mati dalam kondisi Syahid”.

 

Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda:

مَنْ عَظَّمَ شَعْبَانَ وَاتَّقَى اللهَ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى وَعَمِلَ بِطَاعَتِهِ وَاَمْسَكَ نَفْسَهُ عَنِ المَعْصِيَّةِ غَفَرَ اللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى ذُنُوْبَهُ وَاَمَنَهُ مِنْ كُلِّ مَا يَكُوْنُ فِي تِلْكَ السَّنَةِ مِنَ البَلَايَا وَالاَمْرَاضِ كُلِّهَا (زبدة الواعظين)

Yang Artinya: “Barangsiapa yang mengagungkan bulan sya’ban, bertakwa kepada Allah SWT, melakukan ketaatan kepadanya, dan menahan diri dari perbuatan maksiat, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya, dan memberi keamanan kepadanya dari bala’-bala’ dan penyakit-penyakit yang terjadi pada tahun itu seluruhnya”.

 

Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda:

مَنْ اَحْيَا لَيْلَةَ العِيْدَيْنِ وَلَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ لَمْ يَمُوْتْ قَلْبُهُ حِيْنَ يَمُوْتُ القُلُوْبُ (زهرة الرياض)

Yang Artinya: “Barang siapa yang menghidup-hidupkan malam dari dua hari raya dan malam pertengahan bulan sya’ban, maka hatinya tak akan mati disaat hati-hati (orang lain) pada mati” (Zahratur Riyadh). Semoga kisah dan fadhilah bulan sya’ban ini bermanfaat, Wallahu A’lamu bishowab.

Sumber: Kitab Durrotun Nashihin Lil Wa’dzi Wal Irsyad

Writer: Muchtadil Anwar, S.Kom

Baca Juga: Kisah Menakjubkan Bulan Sya'ban dan Keutamaan Malam Nisfu Sya'ban

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Dalil Amalan dan Keutamaan Bulan Nishfu Sya’ban Yang Penting diketahui"