Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kisah Ulama Ahli Ibadah Masuk Neraka Karena Berzina


Kisah Akhir Hidup Ulama Ahli ibadah yang berzina dengan penjual miras cantik. Dikisahkan, Dahulu hiduplah seorang ulama yang super sholih dan ahli ibadah. Diketahui bahwa pria Ahli ibadah itu telah beribadah kepada Allah selama 220 tahun dan tidak pernah melakukan maksiat walau hanya sekedipan mata sekalipun.

Begitu luar biasanya ibadah pria itu hingga mampu beribadah selama itu tanpa bermaksiat sedikitpun kepada Allah SWT. Maka tak heran jika ia dijuluki sebagai Al -Abid/ si Ahli Ibadah.

Selain beribadah, pria itu juga menyempatkan untuk mengajar murid-muridnya yang jumlahnya ada enam puluh ribu santri. Hebatnya lagi, kesemua santri-santrinya itu memiliki kemampuan super, yaitu bisa terbang berjalan diudara.

Kemampuan yang diperoleh para santri itu adalah berkah dari ibadah yang dilakukan sang guru. Bahkan sangking Ahlinya dalam beribadah, sampai-sampai para malaikat dibuat terkagum dengan ibadah si pria ahli ibadah itu.

Suatu ketika iblis mendatangi tempat ibadah sipria ahli ibadah dengan menyamar sebagai orang ahli ibadah juga.  Kemudian iblis memanggil si pria, dan bertanyalah pria itu: “ Anda itu siapa…? Dan mau apa..?”

iblis menjawab “ Aku adalah seorang yang ahli ibadah, aku mendatangimu untuk menjadi pembantu yang menolong ibadahmu kepada Allah SWT”.  Si pria berkata: “Barang siapa yang mau beribadah kepada Allah, maka Allahlah yang akan mencukui orang yang beribadah itu”.

Iblis lantas memulai aksi jahatnya, ia pertama-tama mulai melakukan sandiwara dengan cara berpura-pura beribadah kepada Allah selama tiga hari. Dalam masa itu, iblis beribadah tanpa makan, tanpa minum dan tanpa tidur.

Ibadah iblis ini lalu membuat pria ahli ibadah terkagum-kagum, pasalnya ia sendiri sudah beribadah selama 220 tahun tapi masih belum mampu meninggalkan berbuka saat puasa, tidur, makan dan minum.  Tetapi iblis malah mampu.

Lalu Pria ahli ibadah itu meminta tips dan cara kepada iblis supaya bisa kuat  beribadah seperti itu. Iblis lantas mengaku bahwa dirinya bisa seperti itu karena dulu pernah berbuat dosa, bila saat dosa-dosa itu diingatnya makai a tak nafsu lagi untuk makan dan tidur.

Iblis lantas menyuruh pria ahli ibadah itu untuk bermaksiat kepada Allah dahulu, kemudian kembali lagi bertaubat. Iblis mengatakan jikalau Allah adalah zat yang maha penyayang. Dengan cara itu nantinya bisa didapat akan manisnya sebuah ketaatan.

Pria ahli ibadah rupanya tertarik, ia lantas bertanya: “APakah yang harus kuperbuat..?” iblis menjawab: “berzina saja”  Si pria berkata: “aku takkan mau melaksanakan hal itu..” iblis lalu memberikan pilihan lain: “kau bunuhlah orang yang beriman”

si pria membantah lagi: “aku takkan berbuat hal itu juga”. Iblis lantas kembali menawarkan opsi lainya : “ Gimana kalau minum arak yang bikin mabuk, minum arak itu sudah yang paling ringan. Dan akan membuat Allah marah kepada dirimu”.

Lalu Pria ahli ibadah menanyakan lokasi dimana bisa menemukan minuman arak. Iblis lantas memerintah pria itu untuk pergi kesebuah perkampungan, nanti di tempat itu akan ada penjual arak. Si pria lalu mengikuti petunjuk iblis itu, ia pergi ke perkampungan yang dimaksud.

Dan ketika sampai, ia menjumpai ada seorang wanita penjual miras yang berwajah cantik. ia lalu membeli minuman arak kepada si wanita. Setelah dibeli, Pria itu lalu meminum arak itu hingga akhirnya mabuk.

Dalam kondisi mabuk berat, Pria Ahli ibadah itu lalu melakukan hubungan terlarang, ia berzina dengan penjual miras yang berparas cantik itu. Hilangnya kesadaran akhirnya membuat sipria lupa akan dosa dan azab Allah.

Lalu Tindakan bejat keduanya lantas kepergok oleh suami si wanita penjual miras. Pria ahli ibadah itu lalu tak tinggal diam, ia lalu memukuli suami si wanita sampai babak belur, bersimbah darah dan hampir saja mati.

Setelah kejadian itu, iblis memanfaat situasi untuk menjebak sipria Ahli ibadah. Ia lalu menyamar menjadi seseorang lalu melaporkan tindak criminal itu kepada sang raja. Kemudian Pria ahli ibadah itu lantas ditangkap dan dijatuhi bebrapa hukuman.

Hukuman pertama, si pria didera sebanyak delapan puluh kali sebab tindakkanya mabuk arak, lalu didera seratus kali sebab perbuatanya melakukan zina, lalu diberikan hukuman salib sebab sudah melakukan pertumpahan darah.

Hukuman itu lalu dilaksanakan, hingga akhirnya Pria Ahli ibadah itupun disalib pada kayu salib. Pada waktu si pria disalaib, datanglah iblis seraya berkata: “Gimana kondisimu sekarang..?” Pria itu menjawab: “Inilah hukuman bagi orang yang mengikuti teman yang buruk”. 

Iblis lalu berkata: “Aku sudah dilanda bencana selama 220 tahun  gara-gara kau, sampai akhirnya ku bisa menyalibmu. Jikalau kau ingin turun maka akan kuturunkan, aku bisa saja menurunkanmu”.

Pria itu lantas berkata memohon: “Turunkanlah aku, ku mau turun, diriku akan menuruti apa saja yang kau mau?” Iblis lantas memberikan syarat dan berkata : “ Baik, sujudlah sekali saja kepada diriku” . Pria itu lalu merasa tak mampu bersujud karena masih dalam kondisi disalib pada kayu.

Iblis lantas memberikan solusi, ia memerintah si pria untuk sujud menggunakan isyarat saja. Pria itu lalu melakukan sujud kepada iblis dengan berisyarat.  Kemudian tiba-tiba  pria itu akhirnya meninggal dunia. Naudzubillah min dzalik.

Pria yang dulu dikenal sebagai Ahli ibadah dan mampu beribadah selama 220 tahun tanpa bermaksiat, kini mati dalam kondisi kafir dan suul khotimah. Tempat dia kelak adalah neraka. 

Sia-sialah seluruh amal ibadahnya selama ini sebab mau menuruti bujukan iblis untuk minum khamr dan melanggar larangan Allah. Padahal sebelumnya Pria itu sangat dikagumi oleh Para Malaikat. Itulah sepenggal kisah Nyata yang dialami oleh seorang tokoh agama yang dikenal dengan Nama Barshiso Al ‘Abid.

Sumber: Kitab Durrotun Nashihin

Writer: Muchtadil Anwar, S.Kom

Baca Juga: Sejarah Diharamkanya Arak atau Minuman Keras Dalam Islam

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah Ulama Ahli Ibadah Masuk Neraka Karena Berzina"