Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kisah Setan Yang Mengganggu Ibadah Sahabat Nabi Muhammad SAW

 


Kenapa setan selalu saja datang mengganggu saat kita sedang melaksanakan ibadah. Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kita sering mengalami gangguan saat tengah beribadah, entah itu berupa waswas, rusaknya bacaan sholat dan ketidak khusukan lainya. Hal inipun tidak hanya dialami satu dua orang saja, bahkan sampai sahabat Nabi pun pernah ada yang diganggu setan saat tengah beribadah.

Itulah ulah setan yang bertujuan membuat rusak ibadah orang orang beriman. Tidak sedikit umat muslim yang terpedaya setan sehingga malas beribadah dan menjalankan kewajiban kewajiban lainya. Namun ada beberapa cara untuk menghindari hal itu, sebagaiman kisah Sahabat Rasulullah SAW berikut ini.

Dalam kitab Mukasyafatul kulub dikisahkan, Dahulu sahabat Amr bin Ash pernah berkata kepada Nabi Muhammad SAW “ Ya Rasulullah SAW, setan menghalangi antara diriku, sholatku dan bacaanku”

Nabi lalu menjawab “Itu adalah setan, Namanya setan Khanzab. Jika kamu merasakanya, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari ganggaun setan itu dan meludahlah kearah kirimu sebanyak tiga kali” Sahabat Amr bin ash berkata “Aku melaksanakan hal itu, kemudian Allah SWT menghilangkan gangguan itu dariku”.

Setan juga gemar mengganggu orang yang tengah berwudhu. Dalam sebuah hadis dijelaskan bahwa setan yang suka mengganggu orang yang berwudu adalah bernama setan Walhan. Setan biasanya suka menanamkan waswas dalam diri seseorang. Seperti ragu ragu terhadap basuhan dan lain sebagainya.

Untuk melawan ganggaun waswas setan, bisa menggunakan zikir kepada Allah sebagai penangkalnya. Seperti membaca kalimah isti’adzah “A’udzubillahi minas Syaithonir Rojim” dan membaca Hawqolah “La Haula wala quwata illa billahil ‘Aliyil Adzim.

Setan juga mengembang diatas hati seseorang. Apabila orang itu zikir mengingat Allah, maka setan akan mundur dan menyusut. Jika orang itu lalai, maka setan akan mengembang kembali diatas hatinya. 

Jadi, memang terjadi usir mengusir antara zikir kepada Allah dan waswasnya setan. Hal ini bagaikan saling usirnya antara cahaya dan kegelapan atau antara malam dan siang. Allah SWT berfirman daam QS. Al Mujadilah Ayat 19:

اِسْتَحْوَذَ عَلَيْهِمُ الشَّيْطٰنُ فَاَنْسٰىهُمْ ذِكْرَ اللّٰهِ

Yang Artinya: “Setan telah menguasai mereka, lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah”.

Anas berkata, bahwasanya setan itu meletakkan belalainya diatas hati manusia. Jika manusia itu berdzikir kepada Allah SWT, maka setan akan mundur. Jikalau manusia itu lupa berdzikir kepada Allah SWT, maka setan akan menelan hati orang itu.

Ibnu Waddhah berkata “Apabila seorang lelaki sudah mencapai umur 40 tahun dan tidak bertaubat.  Maka setan mengusap mukanya dengan tangannya dan berakata, ‘Demi Ayahku, wajahnya adalah wajah orang yang tidak beruntung’”  Naudzubillah mindzalik.                        

Pengaruh setan juga mengalir dalam daging dan darah anak cucu adam, meliputi hatinya dari beberapa sisi. Rasulullah SAW bersabda “Setan mengalir pada anak cucu adam di aliran darah. Maka, sempitkanah tempat mngalirnya dengan lapar!”. Sebab lapar itu memecahkan syahwat, sedangkan tempat mengalirnya setan adalah syahwaat syahwat.

Rasulullah SAW bersabda “Setan duduk dijalan-jalan anak cucu adam. Setan duduk dijalan islam dan berkata, ‘Apakah kau memeluk islam dan meninggalkan agamamu dan agama kakek-kakekmu?’ lalu anak cucu adam mendurhakai setan dan masuk agama islam.

Kemudian setan duduk di jalan hijrah dan berkata ‘Apakah kamu berhijrah dan meninggalkan bumi dan langitmu?’ lalu anak cucu adam mendurhakai setan dan pergi berhijrah.

Kemudian setan duduk dijalan jihad dan berkata, ‘Apakau kau berjihad? Padahal jihad adalah kerusakan jiwa dan harta. Lalu kau melawan, terbunuh, istrimu dinikahi orang lain, dan hartamu di bagi bagikan’ Lalu anak cucu adam mendurhakai setan dan memilih berangkat jihad”

Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa yang melakukan semua itu, lalu meninggal dunia, maka hak Allah SWT adalah memasukkan orang itu kedalam surga”.

Dilansir dari: Kitab Mukasyafatul Kulub

Baca Juga: Kisah Azab Orang Yang Meninggalkan Sholat di Dalam Neraka Jahanam

Hidayah Ilahi Official
Hidayah Ilahi Official kami adalah bloger religi islam

Posting Komentar untuk "Kisah Setan Yang Mengganggu Ibadah Sahabat Nabi Muhammad SAW"